Perkembangan ilmu pengetahuan modern telah melahirkan berbagai paradigma tentang realitas, pengetahuan, dan nilai yang memengaruhi cara manusia memahami kehidupan serta membangun peradaban. Perbedaan pandangan yang berkembang dalam berbagai tradisi pemikiran tersebut memerlukan kajian filsafat Islam yang komprehensif agar diperoleh pemahaman yang utuh mengenai hakikat realitas, sumber pengetahuan, dan orientasi nilai dalam kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam perspektif Islam serta menjelaskan hubungan ketiganya sebagai landasan dalam pengembangan pemikiran dan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah berbagai literatur ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan karya akademik yang relevan mengenai filsafat Islam, ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam memandang realitas, pengetahuan, dan nilai sebagai satu kesatuan yang bersumber dari Allah Swt., di mana ontologi menjelaskan hakikat wujud melalui relasi Tuhan, alam, dan manusia; epistemologi menempatkan akal, pengalaman, intuisi, dan wahyu sebagai sumber pengetahuan yang saling melengkapi; sedangkan aksiologi mengarahkan pemanfaatan pengetahuan pada pembentukan akhlak, moralitas, dan kemaslahatan. Dengan demikian, ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam Islam merupakan sistem filsafat yang terintegrasi dan saling mendukung dalam membentuk paradigma kehidupan yang holistik. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian filsafat Islam sekaligus menawarkan kerangka konseptual yang dapat dijadikan landasan pengembangan pendidikan Islam yang berorientasi pada keseimbangan antara aspek ketuhanan, keilmuan, dan nilai-nilai kemanusiaan.