Rosalina Zulhijjah
Institut Agama Islam Al Hidayah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Profesionalisme dalam Islam: Tinjauan Akidah dan Akhlak Tentang Tanggung Jawab dan Integritas Kerja Rosalina Zulhijjah; Mutia Isfah Ardilah; Ali Maulida
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas konsep profesionalisme dalam perspektif Islam, menekankan pentingnya integrasi antara kompetensi teknis, nilai akidah, dan akhlak sebagai dasar utama untuk membangun tanggung jawab dan integritas dalam pekerjaan. Latar belakang utama adalah fenomena penurunan moral di dunia kerja modern, seperti manipulasi data, penyalahgunaan wewenang, dan rendahnya disiplin, yang menunjukkan lemahnya internalisasi nilai spiritual dan etika. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konseptual antara akidah, akhlak, tanggung jawab, dan integritas kerja dalam membangun profesionalisme Islami. Pendekatan yang dipilih adalah kualitatif dengan studi literatur konseptual, menggunakan sumber data berupa buku, artikel jurnal, serta kajian tafsir dan hadis yang relevan dengan etika kerja Islami; kriteria literatur yang digunakan mencakup relevansi tema, kredibilitas penerbit atau jurnal, dan tahun publikasi dalam lima tahun terakhir, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan konseptual antarvariabel. Hasilnya menunjukkan bahwa profesionalisme dalam Islam bersifat holistik, tidak hanya berfokus pada keahlian, tetapi juga pada tanggung jawab amanah dan integritas sidq yang berakar pada kesadaran tauhid. Akidah menjadi dasar internal yang membentuk pola pikir dan kesadaran transendental individu, menyadari bahwa setiap pekerjaan adalah ibadah dan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Akhlak menjadi dimensi operasional yang mengekspresikan nilai tersebut dalam perilaku nyata, seperti kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Etos kerja Islami meliputi nilai itqan, kerja keras, keikhlasan, dan komitmen yang berperan meningkatkan kualitas kinerja dan membangun karakter profesional berintegritas. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan nilai akidah dan akhlak melalui pendidikan, pembinaan karakter, serta budaya organisasi berbasis nilai adalah strategi fundamental dalam membangun profesionalisme berkelanjutan. Dengan demikian, profesionalisme Islami tidak hanya menghasilkan kinerja efektif, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang beretika, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan serta kepercayaan publik. dan Pembahasan