Mutia Isfah Ardilah
Institut Agama Islam Al Hidaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Metode Tarbiyah Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah sebagai Model Pendidikan Karakter Generasi Z di Era Digital Rosalina Zulhijjah; Mutia Isfah Ardilah; Ali Maulida
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya bagi Generasi Z yang tumbuh dan berkembang di tengah ekosistem internet, media sosial, dan arus informasi yang sangat cepat. Di satu sisi, kemajuan teknologi memberikan kemudahan akses terhadap pengetahuan, tetapi di sisi lain juga menghadirkan berbagai tantangan berupa menurunnya konsentrasi belajar, ketergantungan pada media digital, krisis identitas, serta melemahnya nilai-nilai moral dan spiritual. Kondisi tersebut menuntut hadirnya model pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga mampu memperkuat karakter dan spiritualitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode tarbiyah Ibnu Qayyim al-Jauziyyah serta mengkaji relevansinya terhadap pendidikan Generasi Z di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari karya-karya utama Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dan berbagai literatur ilmiah terkait pendidikan Islam, Generasi Z, serta pendidikan digital. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tarbiyah Ibnu Qayyim meliputi keteladanan (uswah), pembiasaan (ta'wid), nasihat (mau'izhah), motivasi dan peringatan (targhib wa tarhib), refleksi diri (muhasabah), serta penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). Metode-metode tersebut memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab tantangan pendidikan Generasi Z karena mampu mengintegrasikan pengembangan intelektual, moral, emosional, dan spiritual secara seimbang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode tarbiyah Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dapat menjadi landasan konseptual bagi pengembangan pendidikan Islam yang adaptif terhadap kemajuan teknologi sekaligus tetap berorientasi pada pembentukan karakter dan penguatan spiritualitas peserta didik.