Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Ekstrakurikuler Keagamaan terhadap Akhlak Peserta Didik di MTS Thoriqul Huda Zahra Nurma Triyani; Muhammad Toha; Rista Erika
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhlak peserta didik merupakan salah satu tujuan utama pendidikan Islam yang harus dibentuk melalui proses pembelajaran dan pembiasaan secara berkelanjutan agar lahir generasi yang beriman, bertakwa, dan berkarakter mulia. Namun, meningkatnya berbagai bentuk kenakalan remaja serta menurunnya perilaku disiplin, tanggung jawab, dan sopan santun menunjukkan bahwa pembinaan akhlak masih menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan, sehingga diperlukan strategi pembinaan yang efektif melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Berbagai penelitian telah mengkaji peran ekstrakurikuler keagamaan dalam pembentukan karakter religius, tetapi penelitian yang secara khusus menguji besarnya pengaruh kegiatan tersebut terhadap akhlak peserta didik pada jenjang Madrasah Tsanawiyah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan ekstrakurikuler keagamaan terhadap akhlak peserta didik di MTs Thoriqul Huda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel ekstrakurikuler keagamaan sebagai variabel bebas dan akhlak peserta didik sebagai variabel terikat. Populasi penelitian berjumlah 34 peserta didik kelas IX yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh, sedangkan data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan teknik statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan akhlak peserta didik, terutama pada aspek religius, kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, dan kepedulian sosial. Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, semakin baik pula akhlak yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa penguatan program ekstrakurikuler keagamaan perlu terus dikembangkan sebagai salah satu strategi pembinaan akhlak peserta didik di lingkungan madrasah.
Implementation of Character Education in Islamic Religious Education Learning for Grade IX Students at SMP Prima Mandala Muhamad Hakeki; Muhammad Toha; Rista Erika
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v4i2.143

Abstract

This study aims to analyze the utilization of audio murottal media in improving students' Al-Qur'an memorization skills. The research method employed a qualitative approach with a case study design at MA Al-Falah Campaka. Data collection was carried out through in-depth interviews with key informants, participative observation in tahfidz activities, and documentation. Data analysis followed the interactive model which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The results indicated that the structured use of audio media for 15-20 minutes before memorizing significantly enhanced students' tajwid accuracy and fluency (fashahah). The audio media served as a standard pronunciation model that self-corrected pronunciation errors. Furthermore, consistent auditory stimulation was proven to accelerate the acquisition of new memorization and strengthen long-term memory retention during murojaah activities. The primary supporting factors included religious madrasah policies and students' personal digital devices, while the main obstacles involved limited audio laboratory facilities, technical issues, and varying levels of student discipline. This study concludes that audio media is an effective instructional tool to complement conventional halaqah methods.