Ade Suryani Kouanak
Universitas Nusa Cendana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Desain Didaktis dengan Pendekatan PMR untuk Mengatasi Learning Obstacle Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Kota Kupang Pada Materi Data dan Diagram Ade Suryani Kouanak; Juliana M.H Nenohai; Fransiska Atrik Halim
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 19, No 1 (2026): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 19 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jppm.v19i1.37222

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan desain didaktis dengan menggunakan pendekatan pembelajaran matematika realistik (PMR) untuk mengatasi learning obstacle (hambatan belajar) siswa pada materi data dan diagram. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Design Research berbasis Desain Didaktis (Didactial Design Research) dengan tiga tahapan utama yaitu analisis prospektif, analisis metapedadidaktik, dan analisis retrospektif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kota Kupang dengan menggunakan dua siklus yaitu siklus pilot experiment dan siklus teaching experiment. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes berupa tes learning obstacle dan tes formatif serta insrumen non-tes berupa lembar wawancara, pedoman observasi, lembar validasi dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif dan kuantitaif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hambatan belajar siswa pada materi data dan diagram mencapai 54% dengan tiga hambatan yang teridentifikasi yaitu hambatan ontogenik dalam menyajikan data pada diagram batang, hambatan epistemologis dalam menghitung besaran data dan menyajikan pada diagram lingkaran, dan hambatan didaktis dalam melakukukan investigasi dan membedakan jenis data. Melalui penerapan desain didaktis dengan pendekatan pembelajaran matematika realistik, terjadi peningkatan pemahaman konseptual dan kemampuan representasi visual siswa yang ditunjukkan dengan keaktifan siswa, kemampuan dalam mengaitkan konsep matematika dengan kehidupan nyata, serta penurunan hambatan belajar yang signifikan.