Rahmi Safitri
Akademi Farmasi Imam Bonjol

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin): Mega Yulia; Rahmi Safitri; Rahmayulis Rahmayulis
SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional Vol. 3 No. 1 (2024): SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional
Publisher : LPPM Akademi Farmasi Imam Bonjol Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62018/sitawa.v3i1.74

Abstract

Minyak atsiri adalah minyak yang mudah menguap. Bahan baku minyak atsiri dapat diperoleh dari berbagai bagian tumbuhan seperti batang, daun, bunga, buah, biji, kulit biji, serta akar atau rimpang. Minyak atsiri memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai aromaterapi. Aromaterapi dipercaya dapat memberikan efek tenang, memperbaiki suasana hati sehingga mampu meningkatkan kesehatan mental dan fisik. Pada penelitian ini minyak atsiri akan dijadikan lilin aromaterapi. Minyak atsiri yang digunakan adalah minyak sereh wangi dan minyak nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minyak atsiri sereh wangi dan minyak atsiri nilam dapat diformulasikan menjadi lilin aromaterapi. Penelitian eksperimental ini menggunakan 5 formulasi dengan perbandingan konsentrasi minyak atsiri sereh wangi dan minyak atsiri nilam (4% : 0%), (3% : 1%), (2% : 2%), (1% : 3%), (0% : 4%) dan perbandingan paraffin padat dan asam stearat (40% : 60%). Sedian lilin yang sudah diformulasi, dilakukan evaluasi meliputi uji organoleptis, uji titik leleh, uji waktu bakar, uji efek terapi, uji ketahanan aroma dan uji kesukaan. Lilin aromaterapi dengan kombinasi minyak atsiri sereh wangi dan minyak atsiri nilam dapat dimanfaatkan sebagai aromaterapi dengan formula terbaik yaitu formula 3 (F3).