Wiji Nogroho
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SEKTOR UNGGULAN KABUPATEN SEMARANG Siti Purwati; Wiji Nogroho
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 1 No. 2 (2019): Desember: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v2i2.87

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah yang salah satunya bertujuan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif menghadapi permasalahan yang semakin kompleks dan penuh tantangan. Supaya pembangunan daerah lebih terfokus, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mendeteksi sektor unggulan. Pendekatan shift share (SS), location quotient (LQ), dan tipologi klassen digunakan untuk mendeteksi sektor unggulan di Kabupaten Semarang. Hasil yang diperoleh yaitu sektor unggulan adalah sektor industri pengolahan, sektor jasa keuangan dan asuransi. Sektor tertinggal yaitu pertanian, kehutanan, perikanan; pertambangan dan penggalian; perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor; transportasi dan pergudangan; penyediaan akomodasi dan makan minum; jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Sektor potensial yaitu pengadaan listrik dan gas; pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang; konstruksi; real estat; jasa perusahaan; administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib. Sektor berkembang yaitu informasi dan komunikasi; jasa pendidikan; jasa lainnya. Simpulannya adalah sektor industri pengolahan serta jasa keuangan dan asuransi merupakan sektor unggulan di Kabupaten Semarang. Selain itu sektor jasa lainnya (termasuk pariwisata di dalamnya); jasa pendidikan serta informasi dan komunikasi juga merupakan sektor berkembang yang mempunyai potensi besar untuk menjadi sektor unggulan. Sesuai prioritas pembangunan daerah yang mengandalkan sektor pariwisata, maka perlu dipertimbangkan kembali sektor pendukung lainnya.