Hubungan antara Keyakinan tentang Kerja Kelompok, Motivasi, Kepercayaan Diri dalamBerkomunikasi, dan Kesediaan Berkomunikasi dalam Kerja Kelompok. Kerja kelompok telahdigunakan dalam ruang kelas Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) untuk mengembangkan kompetensikomunikasi siswa dalam bahasa Inggris karena pergeseran orientasi dari pembelajaran tradisionalmenjadi komunikatif. Artikel ini memaparkan hubungan antara empat faktor dalam kerja kelompokdengan menggunakan bahasa asing: keyakinan tentang kerja kelompok, kepercayaan diri dalam berkomunikasi,motivasi, dan kesediaan untuk berkomunikasi. Kuesioner diberikan kepada 100 pembelajar bahasaInggris sebagai bahasa asing yang sedang mengambil gelar master mereka dalam program Pengajaran BahasaInggris di salah satu universitas negeri di Indonesia. Dirumuskan sebuah model hubungan kesediaanuntuk berkomunikasi dalam kelompok kerja dengan bahasa Inggris sebagai bahasa asing ditentukan olehkeyakinan dalam kelompok kerja dan diperkuat oleh motivasi dan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.Pemodelan persamaan struktural digunakan untuk mengkonfirmasi model. Temuan menunjukkan bahwakeyakinan tentang kelompok kerja dengan menggunakan bahasa Inggris memiliki pengaruh yang relatifkuat terhadap kesediaan untuk berkomunikasi di dalam kelompok kerja melalui motivasi dan kepercayaandiri dalam berkomunikasi. Sebaliknya kepercayaan diri dalam berkomunikasi dalam kelompok kerjadengan menggunakan bahasa Inggris memiliki hubungan langsung yang negatif terhadap kesediaan untukberkomunikasi dalam kelompok kerja dengan menggunakan bahasa Inggris. Karakteristik belajar siswamempengaruhi kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi seperti ditegaskan oleh hasil wawancaramendalam.