Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keragaan Stek Pucuk Syzygium oleina terhadap Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Rootone-F dan Komposisi Media Tanam Deselina, Deselina; Hidayat, M. Fajrin; Wiratama, Ganesya
Akta Agrosia Vol 18 No 2 (2015)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Fakultas Pertanian, Universitas Bengkkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5782.81 KB)

Abstract

This study aims to determine the concentration of plant growth regulator combination Rootone F and a growing medium that provides the best growth of Pucuk Merah shoot cuttage. The research was conducted on the July to September 2013. The method used is Complete Random Design (RAL) factorial consisting of two factors. The first factor is the concentration of plant growth regulators Rootone-F (R), which consists of four levels: 0 ppm (control), 100 ppm (R1), 150 ppm (R2) and 200 ppm (R3). The second factor is the composition of the growing medium consists of: ground (M1), soil, sand (1: 1) (M2), soil: sand: compost (1: 1: 1) (M3). The variables measured were successful life cuttage, leaf number, root length, number of secondary roots and dry weight of cuttings and environmental factors (temperature and humidity). Results of analysis of variance showed that the concentration of plant growth regulators Rootone-F only real impact on the number of secondary roots while growing medium treatment showed no real effect on all observed variables. Combination treatment of concentration of growth regulators Rootone-F and planting media show no real effect on all observed variables. The ambient ttemperature during the study was C 27.85-30.47 and humidity 93.48-96.32%. Based on the results of analysis show that the combined treatment P2M2 gives the average percentage of success alive and rooted cuttings highest 73.3%, number of leaves 2 strands, 4.07 cm root length, 2 number of secondary roots and root dry weight 0.56 g.?
Pengembangan Ekowisata Pengamatan Burung Berbasis Masyarakat Lokal sebagai Upaya Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Peningkatan Ekonomi di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Ulok Kupai Erniwati; Paulina, Maria; Susatya, Agus; Hidayat, M. Fajrin
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.46049

Abstract

Desa Tanjung Dalam di Kecamatan Ulok Kupai menyimpan potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk jalur hutan alami dan keberadaan berbagai jenis burung yang berpotensi untuk pengembangan ekowisata berbasis pengamatan burung. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan kemampuan masyarakat, kurangnya fasilitas pendukung, dan belum adanya model ekowisata yang tertata dengan baik. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan ekowisata berbasis masyarakat melalui pengembangan ekowisata pengamatan burung (birdwatching) sebagai upaya pelestarian alam sekaligus peningkatan ekonomi lokal. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemetaan potensi ekowisata, peningkatan kapasistas masyarakat, pengembangan paket wisata dan fasilitas pendukung, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik penggunaan teropong binokular. Pelaksanaan pengabdian telah menghasilkan bahwa aspek keberadaan burung di Desa Tanjung Dalam mendapat skor tertinggi, yaitu 4,6 diikuti oleh ketertarikan masyarakat untuk mengembangkan ekowisata burung dengan skor 4,5 dan aspek melihat jenis burung di Desa dengan skor 4,2. Namun demikian, skor pada indikator aspek manfaat utama ekowisata burung memperoleh skor 2,6 dan mengetahui tentang ekowisata pengamatan burung relatif rendah (2,0), hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar masyarakat belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai konsep dan praktik ekowisata pengamatan burung. Secara keseluruhan, program ini diharapkan menjadi contoh pengembangan ekowisata berkelanjutan yang mampu menjaga sumber daya hayati sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.