Video recording of music therapy sessions holds an important role in helping music therapists evaluate their sessions. The purpose of this research is to evaluate the effectivity of engaged filming in recording music therapy sessions, especially during the evaluation process. This research compares two video recorded sessions using engaged filming on the fourth sessions, and unmanned camera on the fifth sessions. Three UPH Music Therapy students participate in this research, in which all participants work with senior clients. Questionnaires are distributed to participants in order to analyze their perspectives on the effectiveness of both recording techniques. By comparing both videos, this research analyzes the strengths and weaknesses of each recording technique. This research uncovers that engaged filming is able to capture details of the clients' facial expressions and body movements compared to unmanned camera. However, this research also discovers the inflexibility use of engaged filming, especially in recording psychoanalysis-based sessions. Rekaman video sesi terapi musik memiliki peran penting dalam proses terapi musik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi peran teknik perekaman video engaged filming, khususnya dalam proses evaluasi sesi terapi musik. Untuk mendapat gambaran yang luas mengenai teknik engaged filming, penelitian membandingkan penggunaan teknik engaged filming dengan teknik unmanned camera terhadap tiga partisipan yang merupakan mahasiswa Terapi Musik di UPH. Penelitian dilaksanakan dengan cara merekam praktik sesi terapi musik partisipan, yakni sesi keempat dengan menggunakan teknik engaged filming dan sesi kelima dengan menggunakan teknik unmanned camera. Setelah membandingkan kedua teknik perekaman video, peneliti menganalisis kelebihan dan kekurangan dari dua teknik perekaman tersebut. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas dari pengaplikasian teknik perekaman video engaged filming dalam praktik terapi musik dengan lansia, khususnya dari aspek detail ekspresi dan gerakan klien. Penelitian ini menemukan bahwa teknik engaged filming unggul dalam menangkap detail ekspresi dan gerakan klien pada saat sesi terapi musik. Namun, teknik engaged filming hanya efektif digunakan dalam sesi terapi musik dengan pendekatan dan objektif tertentu saja.