This Author published in this journals
All Journal Sosio e-kons
Muhammad Irsyadul Anam
liza nora

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis SWOT, IFE, EFE, dan IE dalam Menentukan Strategi Digital Marketing SMK Yadika 5  Muhammad Irsyadul Anam; Liza Nora
Sosio e-Kons Vol. 18 No. 2 (2026): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sosioekons.v18i2.4367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing perusahaan menggunakan pendekatan Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT) yang didukung dengan analisis Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), dan Matriks Internal-Eksternal (IE). Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada responden yang memahami aktivitas digital marketing perusahaan. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan matriks IFAS dan EFAS untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, kemudian dipetakan ke dalam Matriks IE guna menentukan posisi strategi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor IFAS sebesar 3,31, yang mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki kondisi internal yang kuat dengan dominasi faktor kekuatan dibandingkan kelemahan. Sementara itu, skor EFAS sebesar 3,26 menunjukkan bahwa perusahaan mampu memanfaatkan peluang eksternal secara optimal serta mengantisipasi ancaman yang dihadapi. Berdasarkan hasil pemetaan Matriks IE, perusahaan berada pada Sel I (Grow and Build). Posisi tersebut menunjukkan bahwa strategi yang direkomendasikan adalah Strategi SO (Strengths–Opportunities) merupakan strategi yang memanfaatkan kekuatan internal untuk meraih peluang eksternal. Berdasarkan matriks SWOT, strategi ini meliputi optimalisasi konten edukatif dan kreatif di media sosial, partisipasi dalam kegiatan atau event pemerintah sebagai sarana promosi sekolah, memperkuat kerja sama dengan alumni dan influencer lokal, serta memanfaatkan media sosial secara optimal untuk memperluas jangkauan promosi. Strategi ini menjadi prioritas karena sekolah memiliki kekuatan yang mampu mendukung pemanfaatan peluang yang tersedia.