Muhammad Aidil Rachman
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT DALAM MERAWAT DAN MENDUKUNG ANAK-ANAK DENGAN DISABILITAS Muhammad Aidil Rachman; Muhammad Raihan; Noor Anida
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2023): July: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i4.242

Abstract

Kesetaraan hak antara penyandang disabilitas dan individu tanpa disabilitas merupakan prinsip yang didukung oleh banyak agama, termasuk dalam Islam sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an surah An-Nur ayat 61. Ayat ini menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi seseorang untuk bersikap kurang baik kepada mereka yang berbeda, seperti orang buta, pincang, atau sakit. Allah SWT dengan tegas menyatakan bahwa semua individu, terlepas dari kondisi fisik atau sosial mereka, memiliki hak yang sama dan pantas mendapatkan perlakuan yang adil dan tanpa diskriminasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus untuk memahami lebih dalam fenomena keberhasilan keluarga dan lingkungan sosial dalam mendukung penyandang disabilitas. Dalam konteks pendidikan, guru memiliki peran penting dalam memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan penyandang disabilitas, memastikan mereka mencapai perkembangan yang dibutuhkan. Selain itu, peran masyarakat juga krusial. Memberikan penerimaan sosial yang baik kepada penyandang disabilitas, seperti memberi mereka peluang untuk berpartisipasi dalam kelompok sosial masyarakat, dapat membantu mengurangi stres yang mungkin mereka alami akibat kondisi disabilitas mereka. Ini juga membantu mereka menyadari bahwa keberadaan mereka diakui oleh orang lain. Secara keseluruhan, penelitian ini menggaris bawahi pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung penyandang disabilitas. Kesetaraan hak dan penerimaan sosial adalah kunci untuk menciptakan lingkungan inklusif di mana semua individu dapat berkembang secara maksimal tanpa terhalang oleh kondisi fisik atau sosial mereka