Nida An Khovia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GADAI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Sri Gunari; Nida An Khovia; Alisya Hayatun Nufuz
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i5.278

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti mempunyai kebutuhan. Terlebih lagi, ada kalanya kita mengalami kesulitan mendapatkan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Gadai merupakan salah satu jawaban atas kesulitan itu, namun sayangnya di dalam transaksi gadai menggadai di masyarakat ini masih terdapat elemen riba yang dilarang oleh ajaran Islam, oleh karena itu diperlukan sistem gadai yang sesuai ajaran Islam. Dalam fiqih muamalah, pengertian gadai disebut dengan rahn. Rahn merupakan tindakan memberikan barang kepada pihak yang memberikan pinjaman sebagai jaminan atas kewajiban pelunasan utang. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk menjaga ketenangan hati pemberi pinjaman atau untuk mengamankan uang yang dipinjamkan. Sifat gadai ini adalah akad tabaru’, artinya murtahin (pegadai) tidak dapat mengambil keuntungan atas barang yang digadaikan. Murtahin dibolehkan mengambil uang pemeliharaan dari rahn apabila barang yang digadaikan memerlukan pemeliharaan. Intisari dari transaksi gadai dalam ajaran Islam adalah melibatkan kerjasama dan pertolongan antar sesama untuk mengurangi beban satu sama lain, dan praktik ini telah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw., yang juga secara pribadi melaksanakannya.