Jurnal Agama Sosial dan Budaya
Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya

GADAI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Sri Gunari (Universitas Lambung Mangkurat)
Nida An Khovia (Unknown)
Alisya Hayatun Nufuz (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Oct 2023

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti mempunyai kebutuhan. Terlebih lagi, ada kalanya kita mengalami kesulitan mendapatkan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Gadai merupakan salah satu jawaban atas kesulitan itu, namun sayangnya di dalam transaksi gadai menggadai di masyarakat ini masih terdapat elemen riba yang dilarang oleh ajaran Islam, oleh karena itu diperlukan sistem gadai yang sesuai ajaran Islam. Dalam fiqih muamalah, pengertian gadai disebut dengan rahn. Rahn merupakan tindakan memberikan barang kepada pihak yang memberikan pinjaman sebagai jaminan atas kewajiban pelunasan utang. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk menjaga ketenangan hati pemberi pinjaman atau untuk mengamankan uang yang dipinjamkan. Sifat gadai ini adalah akad tabaru’, artinya murtahin (pegadai) tidak dapat mengambil keuntungan atas barang yang digadaikan. Murtahin dibolehkan mengambil uang pemeliharaan dari rahn apabila barang yang digadaikan memerlukan pemeliharaan. Intisari dari transaksi gadai dalam ajaran Islam adalah melibatkan kerjasama dan pertolongan antar sesama untuk mengurangi beban satu sama lain, dan praktik ini telah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw., yang juga secara pribadi melaksanakannya.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Religion

Publisher

Subject

Description

Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, P-ISSN 2962-6560, E-ISSN 2963-7139 is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Amuntai High School of Al Quran, South Kalimantan which contains writings from lecturers, education staff, education observers and others. ...