Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Ekonomi Islam Mengenai Arisan Online Terhadap Gaya Hidup Sehari-hari Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat) Muhammad Rizky; Muhammad Faza Ramadhan; Ardhika Yoga Satriawan
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 1 (2024): Januari - Juni : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i1.67

Abstract

The advancement of life in Indonesia, which is progressing, has impacted individual lifestyles, especially among students. Students, as a group pursuing higher education, have various life needs that need to be met during their academic and daily lives. Online social gatherings have become one of the options for students to save money to meet their needs. The research aims to understand the lifestyle of members of online social gatherings, assess the extent of online social gatherings contribution to students lifestyles, and examine the Islamic economic perspective on the practice of online social gatherings at the Faculty of Economics, Lambung Mangkurat University. The qualitative-descriptive research method involves 17 participants from social gatherings at the Faculty of Economics and Business, Lambung Mangkurat University. Data were collected through direct interviews with participants. The study indicates that the lifestyle of students participating in online social gatherings tends to be hedonistic. Although online social gatherings provide benefits to their members, an Islamic economic review suggests that the online social gatherings system is not permissible due to the presence of riba elements
CIVIC ENGAGEMENT MAHASISWA PPKN PADA PILPRES TAHUN 2024: PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK Muhammad Rizky; Suroto Suroto
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 9 (2026): 2026 September
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i9.1234

Abstract

Penyebaran media sosial telah mengubah pola komunikasi politik di masyarakat, termasuk di kalangan mahasiswa yang merupakan kelompok pemilih muda yang memainkan peran strategis dalam kehidupan demokrasi. Aplikasi TikTok tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperoleh informasi politik, terutama menjelang pemilihan presiden tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi TikTok terhadap partisipasi politik mahasiswa jurusan Pendidikan Kewarganegaraan dalam pemilihan presiden tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 330 mahasiswa dari Jurusan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan di Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung Mangkurat, serta Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di Universitas Terbuka Banjarmasin. Sampel penelitian yang terdiri dari 181 responden ditentukan menggunakan teknik pengambilan sampel acak proporsional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan program IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform media sosial TikTok memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap partisipasi politik mahasiswa dalam Pemilihan Presiden 2024, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Koefisien regresi sebesar -0,411 menunjukkan bahwa penggunaan platform media sosial TikTok memiliki pengaruh negatif terhadap partisipasi politik mahasiswa. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,181 menunjukkan bahwa penggunaan TikTok berkontribusi sebesar 18,1% terhadap partisipasi politik mahasiswa, sedangkan 81,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar cakupan penelitian ini. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok sebagai sumber informasi politik harus dibarengi dengan penguatan budaya politik dan digital guna mendukung partisipasi politik yang lebih aktif dan bertanggung jawab di kalangan mahasiswa.