Gt. Meiliana
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RIBA DALAM PANDANGAN ISLAM DAN DAMPAKNYA TERHADAP STABILITAS EKONOMI Gt. Meiliana; Maulida
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.123

Abstract

Artikel ini mengupas tuntas konsep riba dalam pandangan Islam serta dampaknya terhadap stabilitas ekonomi global. Riba, yang diartikan sebagai tambahan berlebih atau bunga pada transaksi pinjaman, dilarang secara tegas dalam ajaran Islam. Larangan ini berakar pada prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan sosial, di mana riba dipandang sebagai bentuk eksploitasi yang merugikan pihak lemah dalam masyarakat, memperburuk kesenjangan ekonomi, dan menghambat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam ekonomi Islam, riba dipandang dapat mengakibatkan ketidakadilan struktural yang berdampak negatif terhadap distribusi kekayaan dan sumber daya, sehingga mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi. Artikel ini juga menjelaskan bagaimana riba dapat menciptakan kondisi ekonomi yang tidak stabil, di mana ketergantungan pada utang berpotensi memicu krisis finansial dan ketidakpastian ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat luas. Melalui analisis teoretis dan bukti empiris, artikel ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai urgensi penghapusan riba untuk mencapai sistem ekonomi yang adil, stabil, dan sejahtera menurut perspektif Islam.