Ryansyah Izhar
Sumatera Institute of Technology

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Presepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung) Chania - Rahmah; Muh. Abdi Danurja Rahman Aziz; Ryansyah Izhar
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 6 No. 1 (2025): VOLUME 6 NOMOR 1 MARET 2025
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v6i1.11315

Abstract

Kota Bandar Lampung menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH) sebagaimana diamanatkan oleh regulasi, di mana luas RTH yang tersedia masih jauh dari standar minimal. Sempadan rel kereta api memiliki potensi besar untuk dioptimalkan sebagai ruang terbuka hijau multifungsi guna mendukung lingkungan perkotaan yang berkelanjutan, meningkatkan interaksi sosial, dan menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas RTH pada kawasan sempadan rel berdasarkan persepsi masyarakat. Metode yang digunakan adalah analisis Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi kesenjangan antara harapan dan kenyataan, serta Potential Gain Customer Value (PGCV) untuk menentukan prioritas peningkatan kualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek infrastruktur, aksesibilitas, dan kenyamanan sebagai tempat berkumpul memiliki kinerja yang baik, sementara keamanan area bermain, sarana tempat sampah, dan kondisi fisik lingkungan membutuhkan perbaikan. Dengan pemanfaatan yang terencana dan berbasis data, kawasan sempadan rel dapat diintegrasikan sebagai RTH yang relevan dan fungsional, memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan partisipatif dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan sempadan rel untuk meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan di Kota Bandar Lampung.
ANALISIS PREDIKSI ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DI KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN PRINGSEWU Ryansyah Izhar; Muhammad Ibnu Qoyyum Kamil; Baiq Rindang Aprildahani
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 6 No. 2 (2025): VOLUME 6 NOMOR 2 OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v6i2.12111

Abstract

Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pringsewu Tahun 2023–2043, Kecamatan Ambarawa ditetapkan sebagai kawasan strategis agropolitan untuk mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan pertanian. Namun, alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman telah menyebabkan penurunan luas lahan pertanian secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan pertanian, memproyeksikan kondisi tutupan lahan pertanian pada tahun 2043, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan. Analisis perubahan tutupan lahan dilakukan dengan metode klasifikasi terawasi menggunakan citra Landsat 8 tahun 2013 dan 2023. Proyeksi tutupan lahan pertanian tahun 2043 dilakukan melalui pemodelan Cellular Automata–Artificial Neural Network (CA-ANN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2013–2023, terjadi penurunan lahan pertanian seluas 198,51 hektare. Luas lahan pertanian diproyeksikan terus menyusut menjadi 1.873,77 hektare pada tahun 2043. Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan penggunaan lahan yang tidak terkendali dapat mengganggu keberlanjutan rencana tata ruang, khususnya dalam perlindungan lahan pertanian.