Juhanda Kartika Wijaya
Prodi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pengendalian Nyamuk Sebagai Vektor Penyakit Pada Masyarakat RT 05 RW 12 Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam Al Hafez Husein; Juhanda Kartika Wijaya; Adi Kurniawan; Ahny Nur Azlin
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2954

Abstract

Wilayah RT 05 RW 12 Kelurahan Sadai merupakan lingkungan padat penduduk dengan potensi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang tinggi, sehingga berisiko terhadap penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kurangnya pengetahuan dan praktik konsisten tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dalam masyarakat menjadi latar belakang dilaksanakannya pengabdian ini. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pengendalian nyamuk secara mandiri melalui metode PSN 3M Plus. Pelaksanaan dilakukan dengan metode penyuluhan intensif satu hari yang menggabungkan ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik terpandu. Kegiatan diikuti oleh 42 warga. Output kegiatan meliputi: terlaksananya aksi bersih-bersih lingkungan, dibagikannya poster edukasi dan abate, serta terbentuknya 5 kader Jumantik sukarela. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa edukasi intensif berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam meningkatkan health literacy dan kesiapan praktik PSN dalam waktu singkat. Keberlanjutan program diharapkan dapat dipertahankan melalui peran aktif kader Jumantik dan dukungan pengawasan dari Puskesmas setempat. Disarankan untuk integrasi program ini ke dalam agenda rutin RT dan pelatihan lanjutan bagi kader.
Edukasi Pengelolaan Sampah di SMK Ibnu Sina Kota Batam Juhanda Kartika Wijaya; Muhammad Kafit; Adi Kurniawan; Maulida Putri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3131

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), sampah mencakup barang-barang yang tidak digunakan, tidak disenangi, atau dibuang setelah kegiatan manusia. Berdasarkan UU Nomor 18 Tahun 2008, sampah didefinisikan sebagai sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat. Penumpukan dan pembuangan sampah sembarangan dapat mencemari lingkungan serta berdampak pada kesehatan manusia. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, produksi sampah mencapai 1.000 ton per hari, dan Kecamatan Lubuk Baja menempati urutan kedua penghasil sampah terbanyak. Hasil observasi di lingkungan Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam menunjukkan sampah masih bercampur dan belum terpilah dengan baik. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan yang didahului dan diakhiri dengan pengisian kuesioner sebagai alat ukur tingkat pengetahuan siswa. Hasil awal menunjukkan kategori pengetahuan kurang 10 siswa, cukup 10 siswa, dan baik 24 siswa. Setelah penyuluhan, kategori pengetahuan kurang menjadi 0 siswa, cukup 2 siswa, dan baik 42 siswa. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan siswa sehingga pengelolaan sampah di lingkungan sekolah menjadi lebih baik.