Tujuan pelaksanaan kegiatan KKN untuk memperkenalkan inovasi produk berbasis potensi lokal, meningkatkan kapasitas produksi rumah tangga, serta mendukung penguatan ekonomi keluarga. Dengan pendekatan edukatif dan aplikatif, kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya usaha kecil berbasis pangan lokal dan menciptakan dampak sosial ekonomi yang berkelanjutan di masyarakat.Target khusus yang ingin dicapai pada kegiatan KKN adalah msyarakat mampu mempraktikkan teknik pembuatan yogurt dan terbentuknya kelompok usaha mikro, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protein hewani dan berkembangnya potensi ekonomi lokal dari hasil olahan susu.seperti yogurt susu kambing. Kegiatan pelatihan dirancang dengan metode pendekatan aplikatif dan partisipatif guna meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peserta dalam pengolahan susu kambing menjadi yogurt. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan interaktif mengenai manfaat dan teknik fermentasi susu kambing, demonstrasi tahapan pembuatan yogurt, praktek pengolahan oleh peserta, serta pendampingan lanjutan untuk memastikan keberhasilan penerapan teknologi pengolahan dan pengembangan usaha berbasis produk susu kambing. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang menekankan partisipasi aktif dan praktik langsung mampu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam mengolah susu kambing menjadi yogurt. Keberhasilan peserta dalam menghasilkan produk yogurt secara mandiri menjadi indikator bahwa teknologi pengolahan pangan sederhana dapat diterapkan dengan mudah di tingkat rumah tangga. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga memperluas pemahaman masyarakat mengenai nilai gizi susu kambing dan manfaat produk fermentasi bagi kesehatan. Melalui rangkaian demonstrasi, praktik, dan pendampingan, peserta memperoleh pengalaman nyata yang mendorong tumbuhnya kepercayaan diri untuk mengembangkan usaha pengolahan susu kambing secara mandiri.