Wahyu Fatmawati Putri
Magister Psikologi Sains, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Program Psikoedukasi “Lansia Berdaya: Bergerak, Berdamai, dan Yakin Bahagia” sebagai Upaya Pemberdayaan Psikologis Lansia di Panti Jompo X Kota Malang Wahyu Fatmawati Putri; Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh; Siti Maimunah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3064

Abstract

Lansia yang tinggal di panti jompo menghadapi berbagai tantangan psikologis, seperti kesepian, kecemasan, penurunan fungsi kognitif, serta rendahnya kebahagiaan subjektif akibat berkurangnya dukungan sosial dan interaksi dengan keluarga. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas hidup dan menghambat tercapainya successful aging. Oleh karena itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program psikoedukasi “Lansia Berdaya: Bergerak, Berdamai, dan Yakin Bahagia” dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kebahagiaan lansia di Panti Jompo X Kota Malang. Kegiatan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest–posttest yang melibatkan tujuh orang lansia yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi terdiri atas senam lansia, life review menggunakan life card, art painting, serta pelatihan teknik relaksasi butterfly hug. Tingkat kebahagiaan diukur menggunakan Subjective Happiness Scale (SHS) sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kebahagiaan yang signifikan setelah mengikuti program (pretest M = 12,57; SD = 1,90; posttest M = 20,85; SD = 1,35; t = -15,884; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa program psikoedukasi efektif meningkatkan kebahagiaan subjektif lansia melalui aktivitas kelompok yang mendorong regulasi emosi, refleksi pengalaman hidup, interaksi sosial, serta aktivitas kreatif. Program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan psikologis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di berbagai panti jompo.