Najwa Azlia Damaris
Program Studi Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Redesain dan Pembuatan Kerucut Penyangga Sampah pada Tungku Pembakaran untuk Optimalisasi Aliran Udara di TPS Dusun Kajar, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur Angga Risdianto Wijaya Putra; Danishah Ghaisami; Delia Putri Afrani Chaniago; Deliana Putri Maharani; Kamelia Sekar Kinasih; Liony Rahmania; Muh. Khalil Muzaki; Muhammad Refaldi; Najwa Azlia Damaris; Najwa Kamila; Rizki Fadillah Utami; Syamto Adji; Widazh Mareta Veliana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3293

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah pedesaan masih menghadapi berbagai kendala, termasuk di Dusun Kajar, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Keterbatasan sistem pengelolaan menyebabkan pembakaran digunakan sebagai salah satu upaya mengurangi volume sampah. Permasalahan muncul akibat kerusakan kerucut penyangga pada tungku, sehingga sampah diletakkan langsung di dasar tungku dan ruang aliran udara di bawah tumpukan tidak terbentuk secara optimal. Kegiatan ini bertujuan merancang ulang dan menerapkan kerucut penyangga sampah yang sesuai dengan kondisi tungku untuk mendukung aliran udara pembakaran serta meningkatkan fungsi tungku. Metode yang digunakan berupa pendekatan teknologi tepat guna dan partisipatif melalui observasi lapangan, diskusi dengan dua pekerja TPS, perancangan, pembuatan, pemasangan, dan evaluasi alat. Kerucut penyangga dibuat menggunakan besi tulangan beton berdiameter 12 mm dan dipasang pada tungku yang tersedia. Evaluasi dilakukan secara observasional terhadap posisi, kestabilan, fungsi penyangga, dan pembentukan ruang aliran udara, serta melalui diskusi dengan pekerja TPS. Hasil menunjukkan bahwa kerucut dapat terpasang stabil dan membentuk ruang kosong antara dasar tungku dan tumpukan sampah sebagai jalur masuk udara menuju area pembakaran. Penerapan desain ini menunjukkan kesesuaian teknologi dengan kondisi tungku dan kebutuhan pekerja TPS. Namun, pengaruhnya terhadap efisiensi pembakaran dan beban kerja belum terukur secara kuantitatif.