Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak terjadi pada remaja, khususnya remaja putri, yang rentan mengalami anemia akibat kehilangan darah saat menstruasi, diet ketat, serta meningkatnya kebutuhan zat gizi selama pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media edukasi video terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan anemia pada remaja putri di SMPN 1 Duapitue. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group. Sampel berjumlah 98 remaja putri, terdiri atas 49 responden kelompok video dan 49 responden kelompok leaflet. Kelompok video menerima edukasi audiovisual sebanyak tiga kali selama dua minggu, sedangkan kelompok leaflet menerima media edukasi leaflet sebanyak satu kali. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku sebelum dan sesudah intervensi. Analisis menggunakan uji Wilcoxon, Mann-Whitney, dan uji parametrik sesuai distribusi data. Rata-rata pengetahuan kelompok video meningkat dari 9,22 menjadi 14,71 (Δ=5,49), sikap dari 33,33 menjadi 35,37 (Δ=2,04), dan perilaku dari 29,63 menjadi 30,20 (Δ=0,57). Perbedaan peningkatan antara kelompok video dan leaflet bermakna pada pengetahuan (p<0,001), sikap (p=0,023), dan perilaku (p=0,011). Temuan ini menunjukkan bahwa kelompok video mengalami peningkatan skor yang lebih besar daripada kelompok leaflet selama periode penelitian, meskipun perubahan perilaku relatif kecil.