Jum Aulia
Fakultas Kesehatan Universitas Widya Nusantara Palu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Keyakinan Remaja, Dukungan Guru dan Teman Sebaya terhadap Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri Jum Aulia; Masfufah; Lilik Sofiatus Solikhah
Indonesian Food and Nutrition Research Journal Vol 2 No 2 (2026): September
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) masih rendah sehingga menjadi kendala dalam pencegahan anemia. Kepatuhan tersebut dipengaruhi oleh faktor individu dan lingkungan, seperti keyakinan remaja, dukungan guru, dan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor-faktor tersebut terhadap kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah remaja putri di MTS Nurul Islam, SMK Nurul Islam, dan SMPN No. 20 Palu. Sampel penelitian berjumlah 128 responden yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri tidak patuh dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Terdapat hubungan yang signifikan antara keyakinan remaja dengan kepatuhan konsumsi TTD (p-value = 0,000). Dukungan guru juga menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan konsumsi TTD (p-value = 0,000). Namun, dukungan teman sebaya tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan konsumsi TTD (p-value = 0,307). Kesimpulan: Terdapat hubungan keyakinan remaja dan dukungan guru terhadap kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri, sedangkan dukungan teman sebaya tidak berhubungan signifikan. Saran: Penelitian selanjutnya perlu mengkaji faktor psikologis dan sosial, serta penguatan peran keluarga dan sekolah dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri. Background: Adolescent girls’ compliance with iron supplement tablet (TTD) consumption remains low, posing a challenge to anemia prevention efforts. Compliance is influenced by individual and environmental factors, such as adolescents’ beliefs, teacher support, and peer support. This study aimed to analyze the influence of these factors on compliance with iron supplement tablet consumption among adolescent girls. Methods: This study employed a quantitative research design with a cross-sectional approach. The study population consisted of adolescent girls at MTS Nurul Islam, SMK Nurul Islam, and SMPN No. 20 Palu. The sample comprised 128 respondents selected using stratified random sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. Results: The findings indicated that the majority of adolescent girls were non-compliant in consuming iron supplement tablets. There was a significant relationship between adolescents’ beliefs and compliance with iron supplement tablet consumption (p-value = 0.000). Teacher support also showed a significant relationship with compliance (p-value = 0.000). However, peer support did not demonstrate a significant relationship with compliance (p-value = 0.342). Conclusion: There is a significant relationship between adolescents’ beliefs and teacher support and compliance with iron supplement tablet consumption among adolescent girls, whereas peer support shows no significant relationship. Recommendation: Future research should further examine psychological and social factors, as well as strengthen the roles of families and schools in improving adolescent girls’ compliance with iron supplement tablet consumption.