Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN SUMBER AGES DENGAN LINGKAR PERUT MAHASISWA STIKES WIDYA NUSANTARA PALU Nurdiana Nurdiana; Lilik Sofiatus Solikhah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v15i1.73

Abstract

Kebiasaan makan mahasiswa yang cenderung mengonsumsi makanan sumber Advanced Glycation Endproducts (AGEs) dan tinggi lemak berdampak pada meningkatnya rasio lingkar perut yang berujung pada obesitas sentral. AGEs merupakan salah satu penyebab terjadinya stres oksidatif dan gangguan metabolik diantaranya obesitas sentral. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara kebiasaan makan sumber AGEs dengan lingkar perut mahasiswa STIKes Widya Nusantara Palu. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Populasi target dalam penelitian adalah semua mahasiswa STIKes Widya Nusantara Palu. Sampel penelitian berjumlah 85 mahasiswa usia 17-21 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Data karakteristik mahasiswa diperoleh dengan cara wawancara. Data kebiasaan makan sumber AGEs diperoleh dengan metode Food Frequencies Questionnaire (FFQ) konsumsi pangan selama sebulan terakhir. Data lingkar perut diperoleh dengan pengukuran langsung menggunakan pita pengukur. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 49,4% mahasiswa sering mengonsumsi makanan sumber AGEs dan 24,7% mengalami obesitas sentral. Ada hubungan positif signifikan antara kebiasaan makan sumber AGEs dengan lingkar perut (p=0,038). Mahasiswa yang sering mengonsumsi makanan sumber AGEs berisiko mengalami obesitas sentral.
Gambaran Durasi Tidur, Kualitas Tidur dan Status Gizi Mahasiswi di Kota Palu ‎ Lilik Sofiatus Solikhah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 15 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v15i1.86

Abstract

Entering adolescence, generally lifestyles begin to change, such as lack of sleep for various reasons. Sleep deprivation or short sleep duration in adolescents is associated with poor physical health, mental health, and academic performance. The purpose of this study was to determine the description of sleep duration, sleep quality, and nutritional status of female students in Palu City. This research method was a cross-sectional study with a simple random sampling technique on female students aged 18-23 years who where studying at the University in Palu City. The variables of sleep duration and sleep quality used a Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire and nutritional status used a body mass index (BMI). The results of this study obtained an overview of student sleep duration as much as 21.2% <5 hours, 21.6% 5-6 hours, 24.3% 6-7 hours, and 32.9% >7 hours. The sleep quality of female students is 23.5% good and 76.5% bad. The nutritional status of female students was 25.9% underweight, 54.1% normal, 8.2% overweight, 9.4% obese I, and 2.4% obese II. The conclusion was that the majority of female students had insufficient sleep duration, poor sleep quality, and normal nutritional status.
Pengenalan dan Pemberian Makanan Tambahan Puding Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Lilik Sofiatus Solikhah; Friesta Sarani; Hikma Tullah; Imelda Andryani; Irfa Arfiani; Jurana Jurana; Kamila KH Djiha; Sri Ramadhani; Ummu Rizkiyanti; Yuni Karmila
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 3, No 2 (2023): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v3i2.275

Abstract

One of the nutritional problems that is still quite high in Indonesia is stunting. Stunting is a growth and development disorder in children caused by chronic malnutrition and recurrent infections, characterized by height for age (TB/U) or body length for age (PB/U) less than -2 SD. The prevalence of stunting under five in Kalora Village, Kinovaro District, Sigi Regency has increased by 9% from 2020-2021. The purpose of this activity is to help integrate the implementation of interventions to reduce stunting in Kinovaro District, especially Kalora Village, by carrying out nutritional interventions in the form of demonstrating the making of Moringa pudding to Posyandu cadres, introducing and providing additional food for Moringa pudding accompanied by providing information related to the benefits of consuming Moringa to toddlers, school-age children, teenagers or WUS, and pregnant women. The demonstration activity went smoothly and the provision of Moringa pudding was well received.
Edukasi Gizi Seimbang pada Remaja Sebagai Upaya Menjaga Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi COVID-19 Lilik Sofiatus Solikhah; Nur Eka Dyastuti
Journal of Social Work and Empowerment Vol 1 No 2 (2022): Journal of Social Work and Empowerment - Februari 2022
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang kepada remaja sebagai upaya menjaga daya tahan tubuh. Pengukuran antropometri Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB) untuk penilaian status gizi. Edukasi menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Semua remaja mengalami peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang. Edukasi gizi seimbang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari guna menjaga daya tahan tubuh dan mejaga tubuh tetap ideal.
Hubungan Karakteristik Ibu, Pelayanan dan Fasillitas Posyandu dengan Partisipasi Ibu Balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Lilik Sofiatus Solikhah; Windiarsih R. Huraera; Adillah Imansari
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.1000

Abstract

Rendahnya partisipasi ibu balita ke posyandu di Puskesmas Kinovaro (71,5%) dapat berdampak pada bertambahnya kasus malnutrisi, dengan mengikuti kegiatan posyandu ibu dapat memantau tumbuh kembang balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu, pelayanan dan fasilitas posyandu dengan partisipasi ibu balita ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kinovaro. Desain cross sectional dengan populasi seluruh ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Kinovaro. Sampel sebanyak 104 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih rendah tingkat partisipasi ibu di posyandu Puskesmas Kinovaro (58,7%), tidak terdapat hubungan umur dan pendidikan ibu (p=0,890 dan p=0,304) dan ada hubungan pekerjaan, pengetahuan ibu, pelayanan dan fasilitas posyandu dengan partisipasi ibu balita ke posyandu (p=0,005; p=0,001; p=0,017 dan p=0,059). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan pekerjaan, pengetahuan ibu pelayanan dan fasilitas posyandu dengan partisipasi ibu balita ke posyandu sedangkan umur dan pendidikan ibu tidak terdapat hubungan.
Daya Terima Puding Kacang Merah dan Kacang Hijau Sebagai Alternatif Makanan Selingan Bagi Remaja Putri Solikhah, Lilik Sofiatus; Tumewu, Zefanya; Weiha, Rati Oktrin; Ramdhan, Doni; Sari, Putri Mayang; Nurjannah, Nurjannah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 16 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v16i2.139

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu dari banyaknya faktor masalah kekurangan gizi mikro yang terjadi di Negara Indonesia yang belum terselesaikan sampai saat ini. Anemia adalah sebuah kondisi di mana jaringan dalam tubuh mengalami kekurangan oksigen karena menurunnya jumlah eritrosit dan hemoglobin dalam tubuh manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi dan daya terima puding berbahan dasar kacang merah dan kacang hijau yang digunakan sebagai alternatif makanan selingan sumber zat besi bagi remaja putri. Bahan yang digunakan adalah kacang merah, kacang hijau, agar-agar, gula pasir, susu kental manis, air, dan santan. Metode penelitian ini menggunakan analisis Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial menggunakan tiga formulasi dengan perbandingan kacang merah dan kacang hijau secara berurutan untuk F1= 60%: 40%; F2= 50%: 50%; dan F3= 40%: 60%. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh nyata tehadap setiap perlakuan (p-value >0,05). Kesimpulannya tingkat kesukaan tertinggi secara keseluruhan adalah pada formulasi puding F2.
Daya Terima, Kadar Protein dan Karbohidrat Bolu Gulung Berbasis Ubi Banggai dan Kacang Hijau sebagai Alternatif Pencegah Kekurangan Energi Kronik (KEK) Husna, Nazhifatul; Solikhah, Lilik Sofiatus; Masfufah, Masfufah
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v3i2.784

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi KEK pada perempuan di Indonesia mencapai 37,5% dan Sulawesi Tengah 43,7%. Ubi banggai merupakan salah satu pangan lokal sumber karbohidrat di Provinsi Sulawesi Tengah. Kacang hijau sumber protein yang banyak digemari dan terjangkau. Ubi banggai dan kacang hijau dapat diolah menjadi produk pangan yang berpotensi mencegah KEK, seperti kue bolu yang digemari berbagai kalangan. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh daya terima dan kandungan protein serta karbohidrat pada bolu gulung berbasis ubi banggai dan kacang hijau. Metode: Eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 formulasi perbandingan ubi banggai dan kacang hijau F1 (5%:21%), F2 (8%:18%), dan F3 (10%:16%). Daya terima dilakukan pada 30 orang panelis semi terlatih. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis untuk daya terima dan One Way Anova untuk kandungan gizi dengan signifikansi p<0,05. Uji kadar protein menggunakan metode biuret sedangkan karbohidrat anthron. Hasil penelitian: Tidak ada pengaruh daya terima pada semua parameter dan kandungan gizi bolu gulung berbasis ubi banggai dan kacang hijau. Diketahui kandungan gizi bolu gulung F1 20,1% protein dan 125,9 g karbohidrat; F2 12,7% protein dan 122,7 g karbohidrat; serta F3 17,2% protein dan 119,7 g karbohidrat. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh daya terima dan kandungan gizi terhadap formulasi bolu gulung berbasis ubi banggai dan kacang hijau. F1 mengandung 20,1% protein dan 125,9 g karbohidrat; F2 mengandung 12,7% protein dan 122,7 g karbohidrat; serta F3 mengandung 17,2% protein dan 119,7 g karbohidrat. Saran: Diperlukan penelitian lebih lanjut terkait kandungan gizi lainnya serta menambahkan atau mengganti dengan bahan pangan lainnya, seperti labu dan kacang merah. Kata kunci: Bolu gulung, Daya terima, Kacang hijau, KEK, Ubi banggai
Merokok dan Konsumsi Kafein dengan IMT/U pada Remaja Putra Simuru, Meldy Indriani Aurora; Solikhah, Lilik Sofiatus; Masfufah, Masfufah
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v3i2.788

Abstract

Masalah gizi remaja di Indonesia fluktuatif, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Remaja masa kini memiliki kebiasaan merokok dan konsumsi kafein terutama pada remaja putra. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hubungan merokok dan konsumsi kafein dengan IMT/U pada remaja putra. Metode Penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sebanyak 146 sampel diambil mengunakan teknik Simple random sampling pada remaja putra di SMK Negeri 1 Sigi. Uji statistik mengunakan korelasi gamma dan chi square dengan nilai interval kepercayaan 95%. Diketahui remaja 29,7% gizi kurang, 11,7% gizi lebih, 57,9% merokok, dan 58,6% sering dan sangat sering konsumsi kafein. Tidak ada hubungan yang signifikan antara merokok dan konsumsi kafein dengan IMT/U berturut-turut p=0,105 dan p=0,936. Tidak ada hubungan yang signifikan antara merokok dan konsumsi kafein dengan IMT/U pada remaja putra.
Perilaku Sadar Gizi dan Kualitas Tidur dengan Overweight pada Remaja Usia 16-18 Tahun Sh, Rifka; Solikhah, Lilik Sofiatus; Imansari, Adillah
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapadi.v3i2.789

Abstract

Overweight pada remaja terus meningkat. Banyak faktor yang mempengaruhi, dua diantaranya, perilaku sadar gizi dan kualitas tidur. Perilaku sadar gizi penting diketahui dan diterapkan oleh remaja dan banyak orang. Kualitas tidur yang buruk akan berdampak pada penyakit medis dan ada hubungannya dengan kesehatan fisik dan psikologis. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan perilaku sadar gizi (pengetahuan, sikap dan tindakan) dan kualitas tidur dengan overweight pada remaja usia 16-18 tahun. Penelitian analitik deskriptif dengan desain cross sectional pada remaja usia 16-18 tahun di wilayah kerja Puskesmas Birobuli. sebanyak 165 remaja di pilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner perilaku sadar gizi dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis menggunakan uji contingency coefficient pada tingkat kepercayaan 95%. Prevalensi remaja overweight sebesar 53,9%, pengetahuan buruk 9,1%, sikap negatif 59,4% dan tindakan buruk 53,9%, kualitas tidur buruk 57,6%. Ada hubungan perilaku sadar gizi pada aspek sikap dan tindakan dengan overweight (p<0,001), namun tidak pada aspek pengetahuan (p=0,553) dan variabel kualitas tidur menunjukkan ada hubungan yang signifikan (p<0,001) dengan overweight pada remaja usia 16=18 tahun. Ada hubungan antara perilaku sadar gizi (kecuali aspek pengetahuan) dan kualitas tidur dengan overweight pada remaja usia 16-18 tahun. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Overweight, Perilaku Sadar Gizi, Remaja
Asupan Lemak, Rasio Lingkaran Pinggang-Tinggi Badan Dan Aktivitas Fisik Dengan Tekanan Darah Pada Kuna, Sri Fadlia; Solikhah, Lilik Sofiatus; Nurdiana, Nurdiana
Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/jbkm.v8i2.794

Abstract

Background: Hypertension continues to increase in Indonesia. High blood pressure is influenced by several factors, including intake of foods high in fat, obesity, and decreased physical activity. The aim of this study was to determine the relationship between fat intake, waist to height ratio (RLPTB), and blood pressure in Widia Nusantara University students. Method: Cross-sectional design for current students of the 2021-2022 class of Widiya Nusantara University. The sample consisted of 254 students selected using purposive sampling technique. Results: This study showed that 72.8% of students had high fat intake, 35.4% had low physical activity, 56.7% had central obesity, 28.3% had prehypertension, and 8.3% had hypertension. There was no significant relationship fat consumption interval, trunk proportions, The relationship between exercise and blood pressure in students (p = 0.215). 0.466; and 0.488. Conclusion: There is no relationship between fat intake, RLPTB, physical activity and blood pressure in Widia Nusantara University students.