Erlangga, Naufal Zidane
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Permainan Sirkuit dan Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V Sekolah Dasar Handryant, Rahmad Zulham Assidiqqy; Anggara, Anggara; Rofi’ah, Ihda Amaliyatur; Kurniawan, Rizqi Aditya; Ramadhani, Revian; Erlangga, Naufal Zidane; Nurkholis, Nurkholis
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 2 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/9gf41n61

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perubahan hasil belajar kebugaran jasmani peserta didik kelas V SDN Pakis 1/368 Surabaya melalui tindakan pembelajaran bertahap menggunakan permainan sirkuit dan pembelajaran kooperatif. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas dalam dua siklus yang masing-masing mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi serta melibatkan 28 peserta didik. Siklus I menerapkan permainan sirkuit melalui beberapa pos aktivitas, sedangkan Siklus II menggunakan pembelajaran kooperatif sebagai tindakan perbaikan berdasarkan refleksi Siklus I. Hasil belajar mencakup kelincahan, kekuatan, daya tahan, dan kecepatan yang dinilai melalui tes praktik. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan interval Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang diadopsi dari Panduan Pembelajaran dan Asesmen 2025. Rata-rata pra-tindakan sebesar 77,75 (SD = 4,12; rentang 67–84), meningkat menjadi 81,11 pada Siklus I dan 90,75 pada Siklus II, sehingga kenaikan keseluruhan sebesar 13,00 poin. Proporsi peserta didik pada interval 81–100 meningkat dari 17,86% pada pra-tindakan menjadi 50,00% pada Siklus I dan 100% pada Siklus II. Seluruh komponen meningkat dari pra-tindakan ke Siklus II, dengan kenaikan kumulatif antara 10,64 poin pada daya tahan dan 15,22 poin pada kelincahan. Temuan menunjukkan bahwa perbaikan pembelajaran secara bertahap berdasarkan hasil refleksi diikuti oleh capaian hasil belajar kebugaran jasmani yang lebih tinggi dan lebih merata.