p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Education Curiosity
Ainun Heiriyah
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarmasin, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Konseling Kelompok dengan Teknik Behavior Contract untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa SMA Negeri 11 Banjarmasin Siska Muliati; Zainal Fauzi; Ainun Heiriyah
EduCurio: Education Curiosity Vol 5 No 1 (2026): September-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v5i1.2631

Abstract

Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pendidikan yang berperan membentuk karakter dan perilaku siswa, namun sebagian siswa kelas X SMA Negeri 11 Banjarmasin masih menunjukkan perilaku kurang disiplin seperti datang terlambat, tidak mematuhi tata tertib sekolah, dan kurang bertanggung jawab terhadap tugas. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kedisiplinan siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik behavior contract, serta menganalisis pengaruh layanan tersebut terhadap peningkatan kedisiplinan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design jenis one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah delapan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi 96 siswa kelas X berdasarkan rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling. Data dikumpulkan menggunakan angket kedisiplinan berisi 25 pernyataan yang diberikan sebelum dan sesudah lima kali pertemuan konseling kelompok, kemudian dianalisis dengan uji paired sample t-test berbantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata kedisiplinan siswa dari 71,88 pada pretest menjadi 88,25 pada posttest. Uji hipotesis memperoleh nilai t sebesar -5,406 dengan signifikansi 0,001 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, layanan konseling kelompok dengan teknik behavior contract berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa SMA Negeri 11 Banjarmasin.       Abstract Discipline is an important aspect of education that shapes students’ character and behavior, yet some tenth-grade students at SMA Negeri 11 Banjarmasin still displayed undisciplined behavior such as arriving late, failing to comply with school rules, and lacking responsibility for assignments. This study aimed to determine students’ discipline levels before and after group counseling with the behavior contract technique and to examine the effect of this service on improving student discipline. The study used a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of eight students selected through purposive sampling from a population of 96 tenth-grade students based on recommendations from the Guidance and Counseling teacher. Data were collected using a 25-item discipline questionnaire administered before and after five group counseling sessions, then analyzed using a paired sample t-test with SPSS version 25. Results showed an increase in students’ average discipline score from 71.88 in the pretest to 88.25 in the posttest. The hypothesis test yielded a t value of -5.406 with a significance of 0.001, smaller than 0.05, so the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis accepted. It can therefore be concluded that group counseling with the behavior contract technique has a significant effect on improving student discipline at SMA Negeri 11 Banjarmasin.
Pengaruh Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Disiplin Diri Siswa Menggunakan Teknik Behavior Contract di SMK Negeri 5 Banjarmasin Norhalidah; Ainun Heiriyah; Zainal Fauzi
EduCurio: Education Curiosity Vol 5 No 1 (2026): September-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v5i1.2632

Abstract

Disiplin diri merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan siswa dalam proses pendidikan. Namun, masih ditemukan siswa yang melanggar tata tertib sekolah, seperti datang terlambat, tidak menggunakan atribut sekolah, membolos, dan kurang menaati peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract dalam meningkatkan disiplin diri siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 5 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design melalui desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian berjumlah 33 siswa dengan sampel 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria memiliki disiplin diri rendah. Data dikumpulkan menggunakan angket disiplin diri sebanyak 22 item yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji t dengan bantuan SPSS versi 27. Perlakuan diberikan melalui tiga kali pertemuan bimbingan kelompok menggunakan teknik behavior contract. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan disiplin diri siswa. Rata-rata skor pretest sebesar 52,80 berada pada kategori sedang, sedangkan skor posttest sebesar 83,70 berada pada kategori tinggi. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 16,733 > t tabel 2,262 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract terhadap peningkatan disiplin diri siswa.
Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Negeri 12 Banjarmasin Diyanti; Ainun Heiriyah; Sabit Tohari
EduCurio: Education Curiosity Vol 5 No 1 (2026): September-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v5i1.2635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama, serta menganalisis pengaruh layanan tersebut terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 12 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design berbentuk One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kemampuan berpikir kritis berskala Likert yang disusun berdasarkan indikator Ennis dan telah diuji validitas (11 dari 18 item dinyatakan valid) serta reliabilitas (Cronbach’s Alpha = 0,662). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan ratarata skor pretest sebesar 30,50 dan posttest sebesar 32,30, atau meningkat 1,80 poin. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,051 (> 0,05), sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian, secara statistik layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, meskipun secara deskriptif terjadi peningkatan skor setelah pemberian layanan. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik sosiodrama tetap berpotensi sebagai strategi layanan bimbingan dan konseling untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan catatan diperlukan jumlah sampel yang lebih besar dan durasi intervensi yang lebih panjang agar pengaruhnya teruji secara signifikan.