This Author published in this journals
All Journal Education Curiosity
Diyanti
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarmasin, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Negeri 12 Banjarmasin Diyanti; Ainun Heiriyah; Sabit Tohari
EduCurio: Education Curiosity Vol 5 No 1 (2026): September-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v5i1.2635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama, serta menganalisis pengaruh layanan tersebut terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 12 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design berbentuk One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kemampuan berpikir kritis berskala Likert yang disusun berdasarkan indikator Ennis dan telah diuji validitas (11 dari 18 item dinyatakan valid) serta reliabilitas (Cronbach’s Alpha = 0,662). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan ratarata skor pretest sebesar 30,50 dan posttest sebesar 32,30, atau meningkat 1,80 poin. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,051 (> 0,05), sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian, secara statistik layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, meskipun secara deskriptif terjadi peningkatan skor setelah pemberian layanan. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik sosiodrama tetap berpotensi sebagai strategi layanan bimbingan dan konseling untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan catatan diperlukan jumlah sampel yang lebih besar dan durasi intervensi yang lebih panjang agar pengaruhnya teruji secara signifikan.