p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Education Curiosity
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di SMP Negeri 5 Sikur Rudi Hamdani; Muh. Sya’rani
EduCurio: Education Curiosity Vol 5 No 1 (2026): September-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v5i1.2720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya di SMP Negeri 5 Sikur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru PAI berperan sebagai pendidik, teladan, pembimbing, motivator, penggerak pembiasaan, pengawas, dan evaluator dalam menanamkan nilai religius, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kesopanan, dan kepedulian siswa. Pembentukan karakter dilakukan melalui pembelajaran, keteladanan, nasihat, pendampingan, serta pembiasaan perilaku positif secara berkelanjutan. Adapun pelaksanaannya dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kompetensi dan keteladanan guru, lingkungan sekolah, keluarga, teman sebaya, kesadaran siswa, serta perkembangan teknologi dan media sosial. Faktor-faktor tersebut dapat menjadi pendukung maupun penghambat dalam proses pembentukan karakter. Oleh karena itu, pembentukan karakter siswa memerlukan pembinaan yang konsisten serta kerja sama antara guru, sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial. Secara keseluruhan, peran guru PAI berkontribusi positif terhadap perkembangan karakter siswa, terutama dalam meningkatkan religiusitas, kedisiplinan, tanggung jawab, kesopanan, kepedulian, dan kesadaran moral dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Lingkungan Keluarga dalam Membentuk Kecerdasan Emosional (EQ) Remaja Masjid Jami’ Asy Syura Penedagandor Masruruddin; Muh. Sya’rani
EduCurio: Education Curiosity Vol 5 No 1 (2026): September-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v5i1.2721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran lingkungan keluarga dalam membentuk kecerdasan emosional (EQ) remaja serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan kecerdasan emosional (EQ) Remaja Masjid Jami’ Asy Syura Penedagandor. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatakan fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kecerdasan emosional (EQ) remaja, yang terlihat melalui perhatian keluarga, komunikasi yang terjalin, nasihat dan bimbingan, serta keteladanan orang tua. Keempat aspek tersebut membantu remaja dalam mengembangkan kemampuan mengelola emosi, berinteraksi sosial, serta bersikap lebih dewasa dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ditemukan faktor pendukung berupa lingkungan masjid yang aktif, hubungan teman sebaya yang positif, serta lingkungan keluarga yang religius. Adapun faktor penghambat meliputi komunikasi keluarga yang belum optimal, kurangnya perhatian orang tua, serta penggunaan handphone dan media sosial yang tidak terkontrol. Secara keseluruhan, kecerdasan emosional (EQ) remaja sangat dipengaruhi oleh kualitas interaksi dalam lingkungan keluarga dan sosial di sekitarnya.