Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran lingkungan keluarga dalam membentuk kecerdasan emosional (EQ) remaja serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan kecerdasan emosional (EQ) Remaja Masjid Jami’ Asy Syura Penedagandor. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatakan fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kecerdasan emosional (EQ) remaja, yang terlihat melalui perhatian keluarga, komunikasi yang terjalin, nasihat dan bimbingan, serta keteladanan orang tua. Keempat aspek tersebut membantu remaja dalam mengembangkan kemampuan mengelola emosi, berinteraksi sosial, serta bersikap lebih dewasa dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ditemukan faktor pendukung berupa lingkungan masjid yang aktif, hubungan teman sebaya yang positif, serta lingkungan keluarga yang religius. Adapun faktor penghambat meliputi komunikasi keluarga yang belum optimal, kurangnya perhatian orang tua, serta penggunaan handphone dan media sosial yang tidak terkontrol. Secara keseluruhan, kecerdasan emosional (EQ) remaja sangat dipengaruhi oleh kualitas interaksi dalam lingkungan keluarga dan sosial di sekitarnya.
Copyrights © 2026