Herlina Kusumaningrum
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Framing Analysis of the Sexual Harassment Case of Pradikta Wicaksono Hanafi Hanafi; Merry Fridha Tri Palupi; Herlina Kusumaningrum
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 1 No. 1 (2025): Synergy: Journal of Communication and Media
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v1i1.40

Abstract

Kasus pelecehan dan kekerasan seksual terus meningkat setiap tahun, namun laki-laki sebagai korban masih “tidak terlihat” karena stigma yang menganggap mereka selalu kuat. Media memiliki peran penting dalam membentuk persepsi masyarakat mengenai isu ini. Penelitian ini menganalisis framing kasus pelecehan seksual Pradikta Wicaksono pada Tribunnews.com dan Konde.co selama Januari 2023. Dengan menggunakan teori konstruksi realitas sosial Berger dan Luckmann serta analisis framing Pan dan Kosicki, penelitian ini membandingkan cara kedua media membangun realitas tentang korban laki-laki. Hasilnya, Tribunnews.com menonjolkan personalisasi korban dan orientasi klik, sementara Konde.co menekankan kritik terhadap normalisasi pelecehan seksual di industri musik dan memberikan dukungan kepada korban. Penelitian ini merekomendasikan perlunya eksplorasi lebih lanjut mengenai kasus pelecehan seksual pada laki-laki, peningkatan sensitivitas media, serta pengembangan kebijakan dan lembaga yang menangani korban laki-laki.