Febiola
Politeknik Negeri Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pemilihan Platform Job Portal Terbaik sebagai Media Sourcing Tenaga Kerja pada PT Swapro International Febiola; Syamsurizal; Iis Mariam
Seminar Nasional Riset Terapan Vol. 12 No. 01 (2023): SNRT XII TAHUN 2023
Publisher : Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Swapro International merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa konsultan dan penyedia jasa sumber daya manusia (outsourcing). Permasalahan yang ditemukan adalah permintaan tenaga kerja dan kualifikasi yang tinggi dengan tenggat waktu yang singkat, sementara perusahaan belum memiliki persediaan calon tenaga kerja sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan klien. Proses sourcing yang efektif akan memberikan peluang besar dalam mendapatkan calon tenaga kerja yang berkualitas tanpa harus membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan platform job portal potensial sebagai media sourcing tenaga kerja PT Swapro International dengan menggunakan metode analytical hierarchy process (AHP). Penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif menggunakan metode penelitian secara kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yang menghasilkan 4 sampel alternatif. Responden berjumlah 3 orang, yaitu kepala divisi rekrutmen, koordinator rekrutmen, dan staf rekrutmen yang memiliki kewenangan pengambilan keputusan. Pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi Expert Choice versi 11. Hasil penelitian menunjukkan kriteria effectiveness menjadi prioritas utama dengan nilai bobot 0.517 (51.7%), kedua kriteria kualitas 0.237 (23.7%), ketiga kriteria harga 0.143 (14.3%) dan keempat kriteria jenis pelamar 0.103 (10.3%). Prioritas utama alternatif platform job portal adalah Jobstreet dengan nilai bobot 0.436 (43.6%), kedua Kitalulus 0.241 (24.1%), ketiga Karir.com 0.166 (16.6%) dan keempat LinkedIn 0.157 (15.7%).