Muridian Wijiati
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER MARIA MONTESORI DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Muridian Wijiati; Nelly Marhayati; Buyung Surahman
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v2i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengganalisis dan memaparkan mengenai lima nilai karakter menurut sudut pandang tokoh pendidikan yaitu Maria Montessori dalam tinjauan pendidikan Islam anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pustaka (Library Research) dengan pendekatan Kualitatif deskriptif, yaitu untuk menguraikan mengenai pendidikan karakter Maria Montessori dalam tinjauan pendidikan Islam anak usia dini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter Maria Montessori dalam tinjaun pendidikan Islam anak usia dini ialah konsep pendidikan Maria Montessori sangat baik jika diterapkan pada pendidikan anak usia dini, karena konsep pendidikan montessori ini menekankan pada pengembangan karakter anak, Montessori menerapkan pendidikan karakter pada setiap proses pembelajarannya. Nilai karakter yang diajarkan bukan hanya kognitif melainkan juga nilai karakter religius, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab dan perduli lingkungan yang kemudian lima nilai karakter tersebut menyentuh pada pengalaman anak di kehidupan sehari hari baik dengan keluarga, sekolah dan masyarakat. dan jika ditinjau dari pendidikan Islam anak usia dini konsep pendidikan karakter Maria Montessori sangatlah relavan mengingat Montessori juga mengedepankan fitrah manusia seperti yang terdapat dalam Al-Qur’an Surah Ar-Rum:30, dan lima nilai karakter Maria Montessori sesuai dengan seruan yang terdapat dalam Al-Qur’an Surah At-Tahrim:6, Montessori membebaskan anak untuk mengekspresikan dirinya dan membiarkan anak untuk bertindak sesuai dengan tahapan perkembangan anak.