This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Muhshanah Muhshanah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Malahayati Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Model Water-Sanitation-Hygiene Nursing Education (WASH-NE) Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Pencegahan Diare dan Penyakit Kulit Pada Keluarga Pascabanjir di Kecamatan Batang Kuis Lily Putri Marito; Rafika Nur Siregar; Muhshanah Muhshanah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62347

Abstract

Banjir yang berulang di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, meningkatkan risiko diare dan penyakit kulit akibat kontaminasi sumber air dan buruknya sanitasi pascabanjir. Kondisi ini menunjukkan perlunya edukasi kesehatan yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga keterampilan keluarga dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Model Water-Sanitation-Hygiene Nursing Education (WASH-NE) terhadap pengetahuan dan keterampilan pencegahan diare dan penyakit kulit pada keluarga pascabanjir. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 71 kepala keluarga yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dari empat desa terdampak banjir. Intervensi WASH-NE diberikan melalui ceramah, demonstrasi, dan simulasi selama empat pertemuan dalam satu bulan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dan keterampilan dari 52,86 pada pretest menjadi 81,43 pada posttest, dengan proporsi kategori baik meningkat dari 12,7% menjadi 74,6%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = −7,298; p < 0,001; r = 0,61; large effect). Model WASH-NE terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam mencegah diare dan penyakit kulit pascabanjir serta berpotensi diintegrasikan ke dalam program edukasi kesehatan pada penanggulangan bencana banjir.