Lingkungan kerja dan kompensasi merupakan faktor penting yang memengaruhi mutu sumber daya manusia di rumah sakit. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa RSUD I. A. Moeis Samarinda masih ditemukan kendala berupa ruang poli yang padat sehingga menghambat mobilitas perawat, serta kompensasi yang dinilai belum sebanding dengan beban kerja dan adanya keterlambatan pembayaran jasa pelayanan. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan mutu sumber daya manusia, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap mutu sumber daya manusia pada perawat unit rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap mutu sumber daya manusia pada perawat unit rawat jalan di RSUD I. A. Moeis Samarinda. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat unit rawat jalan sebanyak 63 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling sehingga didapatkan 58 sampel penelitian. Data akan dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data akan dilakukan melalui analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik variabel penelitian dan analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank Correlation dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap mutu sumber daya manusia dengan arah positif dengan tingkat signifikansi (p = 0,006). Sementara kompensasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap mutu sumber daya manusia dengan tingkat signifikansi (p = 0,930).