This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Amanda Ardianti
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor 5M yang Mempengaruhi Efektivitas Klaim BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Amanda Ardianti; Sarah Geltri Haraha; Catherine Hermawan Salim
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.63224

Abstract

Efektivitas proses klaim BPJS Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran administrasi, operasional, dan stabilitas keuangan rumah sakit. Di Rumah Sakit X masih ditemukan keterlambatan penyelesaian dan pending claim yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor dalam pendekatan 5M, yaitu Man, Material, Machine, Money, dan Method. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh masing-masing faktor 5M serta pengaruhnya secara simultan terhadap efektivitas klaim BPJS Kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 32 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan checklist kelengkapan rekam medis sebagai data pendukung, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Spearman Rank, dan multivariat menggunakan regresi linear berganda. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor Man tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas klaim BPJS, sedangkan faktor Material, Machine, Money, dan Method berpengaruh signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor Man, Material, Machine, Money, dan Method secara simultan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas klaim BPJS dengan nilai F=4,219 dan signifikansi 0,006. Nilai R² sebesar 0,448 menunjukkan bahwa 44,8% variasi efektivitas klaim dapat dijelaskan oleh faktor 5M. Kesimpulan: Efektivitas klaim merupakan proses multidimensional yang memerlukan keterpaduan seluruh komponen. Rumah sakit disarankan meningkatkan kelengkapan dokumen rekam medis, optimalisasi sistem, koordinasi petugas, dukungan operasional, serta penerapan SOP secara konsisten untuk meminimalkan pending claim.