Rahmat Ferdian
Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASIMAH AHMAD DAN PUSKESMAS MANDIANGIN, KOTA BUKITTINGGI, TAHUN 2025 Rahmat Ferdian; Dian Anggraini; Dewi Kurniawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat memengaruhi dimensi fisik, psikologis, dan sosial lansia sehingga berdampak pada kualitas hidup. Self efficacy merupakan salah satu faktor penting dalam kemampuan pasien mengelola diabetes dan mempertahankan perilaku kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy terhadap kualitas hidup lansia dengan penyakit diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Rasimah Ahmad dan Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 146 lansia dengan diabetes melitus yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan Diabetes Management Self-Efficacy Scale (DMSES) dan kuesioner Diabetes Quality of Life (DQOL), kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Sebagian besar responden memiliki self efficacy tinggi (64,4%) dan kualitas hidup baik (62,3%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self efficacy dan kualitas hidup (p=0,000; r=0,691) dengan kekuatan hubungan sedang. Semakin tinggi self efficacy, semakin baik kualitas hidup lansia dengan diabetes melitus. Edukasi berkelanjutan, pendampingan, dan dukungan keluarga direkomendasikan untuk memperkuat self efficacy pada lansia dengan diabetes melitus.