Harry Suklidarfi
Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Congestive Heart Failure (CHF ) Pada Tn D dengan Masalah Pola Nafas Tidak Efektif dengan Penerapan Teknik (Deep Breathing Exercise ) di Wilayah  Puskesmas Rasimah Ahmad  Bukittinggi 2026 Harry Suklidarfi; Ade Srywahyuni
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya prevalensi masalah kesehatan yang membutuhkan intervensi keperawatan spesifik, aman, serta berbasis bukti ilmiah untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan intervensi keperawatan inovatif berbasis bukti evidence-based nursing (EBN) terhadap penurunan gejala klinis dan peningkatan status kesehatan klien di ruang rawat inap. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif eksploratif dengan pendekatan proses keperawatan yang komprehensif, mencakup tahap pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi tindakan keperawatan selama tiga hari perawatan, hingga evaluasi hasil. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi klinis, wawancara mendalam, wawancara terstruktur, serta pengukuran skala parameter medis secara berkala sebelum dan sesudah intervensi. Hasil studi dan pembahasan menunjukkan adanya perbaikan kondisi klinis yang signifikan pada pasien, ditandai dengan penurunan tingkat keparahan keluhan utama, stabilisasi tanda-tanda vital, serta peningkatan kemandirian pasien dalam perawatan diri pasca-intervensi. Perbandingan dengan literatur sejenis membuktikan bahwa intervensi inovatif yang diberikan secara konsisten dan sistematis terbukti efektif mempercepat proses penyembuhan pasien. Kesimpulannya, penerapan asuhan keperawatan berbasis EBN ini terbukti efektif dalam mengatasi masalah keperawatan utama pasien, sehingga direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam standar operasional prosedur pelayanan keperawatan rumah sakit guna meningkatkan mutu asuhan pasien.