Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Lansia Pada Ny. A Dan Ny. D dengan Pemberian Rebusan Kayu Manis terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Mandiangin Plus Kota Bukittinggi Tahun 2026 Mutiara Nabilla Santika; Ade Srywahyuni; Dona Amelia
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, khususnya pada populasi lanjut usia. Kadar glukosa darah dapat dikendalikan melalui terapi farmakologis dan non-farmakologis; salah satunya adalah pemberian rebusan kayu manis (*Cinnamomum burmannii*) yang mengandung senyawa aktif efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah. Studi ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan dan intervensi berupa pemberian rebusan kayu manis kepada Ny. A dan Ny. D di Puskesmas Mandiangin Plus, Kota Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, di mana pasien diberikan rebusan yang dibuat dari 10 gram kayu manis yang direbus dalam 100 ml air, dikonsumsi satu kali sehari sebelum sarapan selama tiga hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah: dari 232 mg/dL menjadi 139 mg/dL pada Ny. A, dan dari 326 mg/dL menjadi 237 mg/dL pada Ny. D, disertai dengan perbaikan gejala seperti rasa haus berlebihan, kelelahan, dan sering buang air kecil. Dapat disimpulkan bahwa rebusan kayu manis merupakan terapi komplementer yang efektif, aman, dan terjangkau. Disarankan agar pasien terus mengonsumsinya secara rutin sesuai panduan yang tepat; tenaga kesehatan menerapkannya sebagai bagian dari edukasi kesehatan; serta peneliti selanjutnya mengembangkan studi serupa dengan durasi yang lebih lama dan jumlah sampel yang lebih besar.
Asuhan Keperawatan Congestive Heart Failure (CHF ) Pada Tn D dengan Masalah Pola Nafas Tidak Efektif dengan Penerapan Teknik (Deep Breathing Exercise ) di Wilayah  Puskesmas Rasimah Ahmad  Bukittinggi 2026 Harry Suklidarfi; Ade Srywahyuni
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya prevalensi masalah kesehatan yang membutuhkan intervensi keperawatan spesifik, aman, serta berbasis bukti ilmiah untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan intervensi keperawatan inovatif berbasis bukti evidence-based nursing (EBN) terhadap penurunan gejala klinis dan peningkatan status kesehatan klien di ruang rawat inap. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif eksploratif dengan pendekatan proses keperawatan yang komprehensif, mencakup tahap pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi tindakan keperawatan selama tiga hari perawatan, hingga evaluasi hasil. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi klinis, wawancara mendalam, wawancara terstruktur, serta pengukuran skala parameter medis secara berkala sebelum dan sesudah intervensi. Hasil studi dan pembahasan menunjukkan adanya perbaikan kondisi klinis yang signifikan pada pasien, ditandai dengan penurunan tingkat keparahan keluhan utama, stabilisasi tanda-tanda vital, serta peningkatan kemandirian pasien dalam perawatan diri pasca-intervensi. Perbandingan dengan literatur sejenis membuktikan bahwa intervensi inovatif yang diberikan secara konsisten dan sistematis terbukti efektif mempercepat proses penyembuhan pasien. Kesimpulannya, penerapan asuhan keperawatan berbasis EBN ini terbukti efektif dalam mengatasi masalah keperawatan utama pasien, sehingga direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam standar operasional prosedur pelayanan keperawatan rumah sakit guna meningkatkan mutu asuhan pasien.