Pengembangan sosial emosional merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan mengenali dan mengelola emosi, berinteraksi, bekerja sama, berbagi, menunggu giliran, serta menunjukkan empati. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman, peran, strategi, dan tantangan guru profesional dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini di RA Al-Izzah Kota Serang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan utama terdiri atas lima guru, sedangkan lima belas anak menjadi subjek pendukung dalam observasi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik mengenai karakteristik perkembangan anak, pengelolaan emosi, dan kemampuan sosial. Guru berperan sebagai fasilitator, pembimbing, mediator, motivator, teladan, serta mitra orang tua. Strategi yang diterapkan meliputi pembiasaan positif, kegiatan bermain, bercerita, literasi dan percakapan emosi, keteladanan, variasi aktivitas, serta komunikasi dengan orang tua. Tantangan yang ditemukan meliputi perbedaan karakter anak, ketidaksinkronan pembiasaan antara sekolah dan rumah, pengaruh penggunaan gawai, keterbatasan waktu pembelajaran, kebutuhan peningkatan kompetensi guru, dan perlunya konsistensi pendekatan antarpendidik. Temuan menegaskan pentingnya pembelajaran yang terencana, lingkungan kelas yang aman, serta kolaborasi sekolah dan keluarga dalam mengoptimalkan perkembangan sosial emosional anak