This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agribis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Sikap Petani Padi Terhadap Keberadaan Irigasi Pompa Air Di Desa Ongkoe Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo Muh. Agung; Aksal Mursalat; Ayu Wulandary
Jurnal Agribis Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/a83cr584

Abstract

Padi merupakan komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Wajo. Keterbatasan air pada musim kemarau menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan produktivitas padi. Oleh karena itu, petani di Desa Ongkoe, Kecamatan Belawa, memanfaatkan irigasi pompa berbahan bakar LPG sebagai alternatif penyediaan air. Pemanfaatan teknologi tersebut dipengaruhi tidak hanya oleh aspek teknis, tetapi juga oleh pengalaman pribadi dan norma subjektif petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis sikap petani terhadap pemanfaatan irigasi pompa air serta mengetahui pengaruh pengalaman pribadi dan norma subjektif terhadap sikap tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 43 responden yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi kepustakaan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 21 untuk mengetahui pengaruh pengalaman pribadi dan norma subjektif terhadap sikap petani dalam pemanfaatan pompa irigasi. Analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, koefisien determinasi, serta uji hipotesis berupa uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel. Uji t menunjukkan pengalaman pribadi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap petani dengan nilai signifikansi 0,028 < 0,05, sedangkan norma subjektif tidak berpengaruh signifikan dengan nilai 0,302 > 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan F hitung 4,246 dan signifikansi 0,021 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,175 menunjukkan bahwa 17,5% variasi sikap petani dijelaskan oleh kedua variabel, sedangkan 82,5% dipengaruhi faktor lain.Berdasarkan hasil tersebut, kebijakan perlu diarahkan pada peningkatan pengalaman petani melalui pelatihan, demonstrasi lapangan, dan pendampingan penggunaan pompa irigasi. Kelompok tani juga perlu diperkuat sebagai wadah berbagi pengalaman agar pemanfaatan pompa dapat berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan.