Persiapan kehamilan yang optimal merupakan langkah penting dalam menurunkan risiko komplikasi maternal dan neonatal. Namun, sebagian besar calon pengantin masih memiliki pengetahuan dan perilaku persiapan kehamilan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh premarital education terhadap perilaku persiapan kehamilan pada calon pengantin di wilayah kerja Puskesmas Wangkal Kabupaten Probolinggo. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pre-experimental one-group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini semua calon pengantin yang berkunjung ke Puskemas Wangkal pada bulan Maret - Mei 2026. Teknik pengambilan sampel menggunkan total sampling sebanyak 50 responden. Intervensi berupa penyuluhan dengan media leaflet, dan analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan bermakna, proporsi responden berperilaku baik meningkat dari 16,0% menjadi 76,0%, dengan rata-rata skor naik dari 57,71 menjadi 80,46. Uji statistik menghasilkan nilai Z = -5,979 dan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan premarital education terhadap perilaku persiapan kehamilan pada calon pengantin di wilayah kerja Puskesmas Wangkal Kabupaten Probolinggo Tahun 2026. Disimpulkan bahwa premarital education terbukti secara statistik efektif dalam meningkatkan perilaku persiapan kehamilan pada calon pengantin. Oleh karena itu, program premarital education perlu dioptimalkan dan ditingkatkan cakupannya di seluruh wilayah kerja puskesmas sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif kesehatan ibu dan anak.