Iit Ermawati
Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi KB Suntik 3 Bulan Dengan Gangguan Menstruasi Di Puskesmas Wangkal Kabupaten Probolinggo Silawasih; Iit Ermawati; Wahida Yuliana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2458

Abstract

Kontrasepsi suntik 3 bulan merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang banyak digunakan karena efektif, praktis, dan ekonomis. Namun, penggunaan dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan efek samping berupa gangguan menstruasi amenore, spotting, hipemenoria, dan oligomeroia. Gangguan menstruasi yang terjadi diduga berhungan dengan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama penggunaan kontrasepsi KB suntik 3 bulan dengan gangguan menstruasi di Puskesmas Wangkal Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini Adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan yang berkunjung ke Puskesmas Wangkal sebanyak 24 responde. Teknik sampling menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner dan kartu KB. Analisa data dilakukan menggunakan uji statistic chisquare dengan Tingkat signifikansi α = 0,05.Hasil penelitian menunjukan Sebagian besar responden telah menggunakan KB suntik 3 bulan lebih dari 1 tahun dan mayoritas mengalami gangguan pada akseptor KB di Puskesmal Wangkal Kabupaten Probolinggo(P<0,05). Kesimpulan penelitian ini Adalah semakin besar resiko terjadinya gangguan menstruasi. Oleh karena itu, tenaga Kesehatan perlu memberikan konseling yang tepat mengenai efek samping penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan sehingga akseptor dapat memahami dan mengantisipasi gangguan menstruasi yang mungkin terjadi.
Hubungan Persepsi Akseptor KB Tentang Efek Samping KB Implan Dengan Motivasi Dalam Pemilihan KB Implan Sebagai Alat Kontrasepsi Di Posyandu Seruni Siti Khomaria; Iit Ermawati; Tutik Hidayati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2463

Abstract

Kontrasepsi implan merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun persepsi terhadap efek samping dapat memengaruhi motivasi akseptor dalam memilih metode tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi akseptor KB tentang efek samping kontrasepsi implan dengan motivasi dalam memilih kontrasepsi implan. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah akseptor KB implan yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji Spearman’s Rho dengan tingkat signifikansi 5%. Sebagian besar responden memiliki persepsi negatif terhadap efek samping kontrasepsi implan sebesar 84,6% dan menunjukkan motivasi rendah sebesar 80,8% dalam memilih metode tersebut. Hasil uji Spearman’s Rho menunjukkan nilai p = 0,01 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi akseptor KB tentang efek samping KB implan dengan motivasi dalam memilih kontrasepsi implant. Semakin positif persepsi responden terhadap efek samping kontrasepsi implan, semakin tinggi motivasi mereka dalam memilih metode kontrasepsi tersebut. Persepsi yang baik dapat meningkatkan penerimaan terhadap kontrasepsi implan karena responden memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat dan efek samping yang mungkin terjadi. Edukasi yang tepat dari tenaga kesehatan diperlukan untuk meningkatkan motivasi penggunaan kontrasepsi implan.