Roisah
Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Permainan Terapi Squisy Terhadap Perkembangan Kognitif Dan Sensorik Pada Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun Di TK PGRI 5 Sumbermalang Yuni Nur Azizah; Roisah; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2467

Abstract

Abstrak.Latar Belakang: Perkembangan kognitif dan sensorik merupakan aspek krusial pada masa prasekolah (golden age). Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan keterlambatan kemampuan berpikir, memecahkan masalah, dan mengolah informasi sensorik pada anak. Terapi bermain squishy hadir sebagai media stimulasi edukatif yang menarik bagi anak usia dini. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan terapi squishy terhadap perkembangan kognitif dan sensorik pada anak prasekolah usia 4–6 tahun di TK PGRI 5 Sumbermalang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah anak prasekolah usia 4–6 tahun di TK PGRI 5 Sumbermalang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi perkembangan kognitif dan sensorik sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi terapi squishy. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada skor perkembangan kognitif dan sensorik responden setelah diberikan terapi permainan squishy dibanding sebelum terapi (p-value < 0,05). Kesimpulan: Terapi permainan squishy berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perkembangan kognitif dan sensorik anak prasekolah. Terapi ini dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan anak dan media stimulasi edukatif yang efektif bagi guru maupun orang tua dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini.