Hafizah Hanim
Departemen Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembangunan Sistem Pendukung Keputusan untuk Identifikasi Risiko Perundungan dan Rekomendasi Tindak Lanjut pada Siswa Menggunakan Metode Absolute Analytic Hierarchy Process Ricky Akbar; Hafizah Hanim; Mikail Samyth Habibillah; Ihsan Auliya Habibirrohim; Sheva Ramadhan; Duha Alul Bariq
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 12 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Departemen Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v12i2.2026.393-401

Abstract

Perundungan di lingkungan sekolah merupakan permasalahan serius yang berdampak pada kondisi psikologis dan prestasi akademik siswa. Namun selama ini mekanisme identifikasi risikonya di kebanyakan sekolah masih bersifat konvensional dan subjektif, belum menggunakan metode atau sistem yang terstruktur dan terkomputerisasi. Sebagai contoh proses identifikasi di beberapa sekolah di Kota Padang saat ini masih mengandalkan laporan dari siswa atau orang tua, berdasarkan hasil observasi guru atau wali kelas di sekolah, dan belum mengintegrasikan semua sumber informasi tersebut. Maka salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) model Absolute, yang berfungsi penuh untuk membantu dengan cepat dan tepat proses identifikasi tingkat risiko perundungan terhadap siswa dan memberikan rekomendasi tindak lanjut pada sekolah. Metode Absolute AHP ini dipilih karena mampu mengevaluasi banyak alternatif secara independen menggunakan sub-kriteria sebagai standar penilaian baku, tanpa memerlukan perbandingan berpasangan antar alternatif sebagaimana pada AHP konvensional. Sistem ini menggunakan lima kriteria penilaian, yaitu Sosiometri, Media Sosial, Absensi, Laporan Guru, dan Keaktifan Ekstrakurikuler, serta lima sub-kriteria skala intensitas risiko mulai dari Sangat Parah hingga Sangat Aman. Bobot kriteria dan sub-kriteria diperoleh melalui perbandingan berpasangan berbasis expert judgment Guru BK, dengan validasi menggunakan uji Consistency Ratio (CR) yang menunjukkan nilai di bawah 10%. Pengujian terhadap 10 sampel siswa sebagai alternatif menghasilkan identifikasi peringkat risiko beserta rekomendasi tindak lanjutnya. Sistem ini terbukti menghasilkan penilaian yang objektif, terstandarisasi, dan efisien sehingga mendukung Guru BK dalam mengambil keputusan intervensi yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.