Muhammad Ihsan Zulfikar
State University of Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Identifikasi Pinjaman Online Legal dan Ilegal Guna Meningkatkan Keamanan Finansial Masyarakat Ayu Hasnining; Haekal Febriansyah Ramadhan; Muhammad Ihsan Zulfikar; Muhammad Fahri Azhari
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 4: September 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i4.1727

Abstract

Maraknya pinjaman online ilegal yang menerapkan bunga tidak wajar, penyalahgunaan data pribadi, dan penagihan tidak etis menjadi ancaman bagi masyarakat berliterasi digital rendah, khususnya pelaku usaha mikro dan pekerja informal yang membutuhkan pembiayaan cepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat RT 01/RW 07 Kelurahan Gunung Sari, Kota Makassar, dalam mengidentifikasi dan memverifikasi legalitas pinjaman online. Metode meliputi pelatihan literasi digital, praktik verifikasi mandiri, dan pengembangan website edukasi. Efektivitas diukur melalui pre-test dan post-test terhadap 31 peserta. Hasil menunjukkan rata-rata skor pemahaman naik dari 6,00 menjadi 9,00 (skala 0-10), dengan proporsi peserta kategori paham meningkat dari 25,8 persen menjadi 87,1 persen, melampaui target 80 persen. Keyakinan diri peserta turut meningkat signifikan, terutama pada kemampuan verifikasi mandiri. Sebanyak 64,5 persen peserta berhasil melakukan verifikasi tanpa bantuan fasilitator, dan mayoritas menilai website edukasi sangat bermanfaat serta berniat menggunakannya berkelanjutan. Pemahaman mengenai batasan akses data aplikasi masih memerlukan penguatan lanjutan. Kegiatan ini berkontribusi meningkatkan literasi digital dan keamanan finansial masyarakat, sekaligus menghasilkan website edukasi sebagai sarana verifikasi berkelanjutan untuk mencegah kerugian akibat pinjaman online ilegal.