This Author published in this journals
All Journal Koneksi
Kristina Kristina
Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Adaptasi Kultural dalam Mempertahankan Identitas Etnis Tionghoa Kristina Kristina; Wulan Purnama Sari
Koneksi Vol. 10 No. 2 (2026): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v10i2.36238

Abstract

The ability to adapt is essential for every individual, as humans are social beings who require others to survive. Globalization has created significant impacts, including the influx of foreign cultures into Indonesia through communication technology embedded within popular culture, which requires individuals to possess adaptive capabilities. When individuals adapt to external cultures, this process may contribute to the fading of their original culture.The purpose of this study is to examine strategies that can be applied by Generation Z of Chinese ethnicity to adapt to external cultures without losing their cultural origins, using the concept of cultural acculturation through the integration model as well as the concept of ethnic identity. This research employs a qualitative approach with a phenomenological method, and the data collection techniques used include Focus Group Discussions (FGD) and literature review. The findings indicate that Generation Z of Chinese ethnicity actively uses communication technology in their daily lives, enabling them to access information related to foreign cultures quickly and easily. As a result, the impacts of globalization are more strongly felt by Generation Z compared to previous generations. Therefore, individuals need to adapt in order to keep up with the times while still maintaining their ethnicity by forming a strong ethnic identity through two approaches: cultivating habits that follow cultural traditions and engaging in interactions with the surrounding environment. Kemampuan adaptasi sangat diperlukan oleh setiap individu, dikarenakan manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk bertahan hidup. Globalisasi membawa dampak yang cukup signifikan, misalnya dengan masuknya budaya luar ke Indonesia lewat jalur teknologi komunikasi yang dikemas dalam budaya populer, sehingga individu perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi. Saat individu melakukan adaptasi dengan budaya luar, hal ini berdampak pada pudarnya budaya asal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji bagaimana strategi yang dapat diterapkan oleh etnis Tionghoa generasi Z untuk beradaptasi dengan budaya luar tanpa menghilangkan budaya asal, dengan menggunakan konsep akulturasi budaya dengan model integrasi dan juga konsep identitas etnis. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah FGD (Focus Group Discussion) dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi Z etnis Tionghoa aktif menggunakan teknologi komunikasi dalam kehidupan sehari-hari yang mendapatkan informasi terkait budaya luar dengan sangat cepat dan mudah, sehingga dampak globalisasi lebih berdampak pada generasi Z dibandingkan generasi-generasi sebelumnya. Oleh sebab itu, individu perlu beradaptasi agar tidak tertinggal zaman namun tetap mempertahankan etnisitasnya dengan cara membentuk identitas etnis yang kuat melalui 2 cara, yaitu membentuk kebiasaan mengikuti tradisi budaya, danĀ  interaksi dengan lingkungan sekitar.