Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembaruan Mesin Pemarut Singkong untuk Meningkatkan Produktivitas Pemarutan Singkong pada Produksi Kerupuk Singkong di UMKM Rasa Prima Kota Batu Yurida Ekawati; Purnomo Purnomo; Sunday Alexander Theophilus Noya
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26063

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di UMKM Rasa Prima yang berlokasi di Kecamatan Junrejo Kota Batu bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra UMKM tersebut. Permasalahan utama mitra adalah peningkatan jumlah permintaan terhadap hasil produk mitra berupa kerupuk singkong dengan beberapa varian rasa, sedangkan kapasitas produksi mitra telah penuh. Peningkatan kapasitas produksi perlu dilakukan dengan penggantian dan atau penambahan beberapa peralatan produksi. Penggantian peralatan produksi yang mendesak untuk dilakukan adalah pada mesin pemarut singkong yang sudah sangat menurun kinerjanya. Mesin pemarut tersebut mampu memarut singkong dengan produktivitas 1,5 kuintal singkong per jam. Pembaruan mesin pemarut singkong dilakukan dengan merancang dan membuat mesin pemarut dengan memanfaatkan beberapa komponen dari mesin-mesin yang sudah tidak terpakai namun komponennya masih layak digunakan ditambah dengan beberapa komponen baru. Mesin dirancang agar memiliki kapasitas yang lebih besar dengan meningkatkan daya motor, pisau pemotong dan corong masuk (hopper). Pembuatan mesin diserahkan pada pihak ketiga yaitu sebuah workshop di kota Batu. Mesin yang dihasilkan kemudian diuji coba sebelum dioperasikan untuk dilakukan modifikasi karena terdapat ketidaksesuaian. Mesin pemarut yang baru meningkat produktivitas pemarutannya menjadi 2,25 kuintal per jam. Peningkatan tersebut cukup bermakna bagi mitra karena proses pemarutan adalah bagian dari proses awal produksi sehingga membuat proses-prosesĀ  selanjutnya dapat dilakukan lebih awal dan produk segera dapat memasuki fase pengeringan. Hal tersebut penting karena proses pengeringan dilakukan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari. Untuk tahap selanjutnya disarankan untuk melanjutkan usaha meningkatkan kapasitas produksi dengan meperbarui atau menambah mesin produksi yang ada.