Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Knalpot Pada Pt Fajar Indah Menggunakan Metode Six Sigma Lauretius Danny Dharmawan; Yurida Ekawati
Jurnal Teknik Industri Vol. 15 No. 2 (2014): Agustus
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol15.No2.112-123

Abstract

PT Fajar Indah is an automotive company which is one of their flagship products is muffler for Colt Diesel FE 120 PS. During 2012 and 2013, PT Fajar Indah was able to produced muffler up to 2400 unit with 6-7% defects rate. There are five type of defects that affects muffler’s quality which are lid’s defects, ring’s defects, defects of resonator’s size, defects of plate’s cutting size, and defects of broken plate. To determine whether improvements are needed in muffler’s prodution process and how they will be conducted so six sigma will be used for analysis. Analysis was conducted using DMAIC process, where recommended action for quality improvement were determined with RCA and FMEA. Result from analysis shows that PT Fajar Indah had 12,879 DPMO value and 3.73 sigma which mean that improvement is needed in muffler’s production process. Some recommended actions that can be done are maintenance scheduling, making work instruction and supervise it, improving storage method for ring’s model, provide place for plate scraps from cutting process, adding more workesr for products inspection, and looking for suppliers who are able to provide plate with standard quality.
Peningkatan Kapasitas Produksi Kerupuk Samiler Melalui Penerapan Mesin Pemarut Singkong pada IKM Keripik di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang Yurida Ekawati; Teguh Oktiarso; Didit Prasetyo Nugroho
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15853

Abstract

Salah satu produk dari IKM Keripik Rindy yang berlokasi di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang adalah kerupuk samiler, sejenis kerupuk yang terbuat dari singkong. Produk kerupuk samiler tersebut menghadapi permintaan yang paling tinggi dibandingkan dengan produk-produk lain seperti keripik pisang dan talas yang diproduksi oleh IKM tersebut. Salah satu masalah dari rangkaian proses produksi kerupuk samiler adalah proses pemarutan singkong. Pemarutan singkong sebelumnya dilakukan menggunakan mesin pemarut kelapa yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memarut singkong, memiliki suara yang bising dan hasil parutan yang mengotori ruangan. Oleh karena itu pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk melakukan rancang bangun mesin pemarut singkong yang dapat meningkatkan kapasitas produksi kerupuk samiler. Metode kegiatan pengabdian terdiri dari proses rancang bangun mesin pemarut singkong, pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin dan penambahan peralatan proses lainnya untuk meningkatkan kapasitas produksi kerupuk samiler. Perancangan mesin pemarut singkong didasarkan pada kebutuhan dari produk terutama mempertimbangkan higienitas karena yang diproduksi adalah produk makanan. Pembuatan mesin diserahkan pada pihak ketiga. Mesin yang dihasilkan terbuat dari stainless steel yang sesuai untuk produk makanan, kecepatan empat kali lipat dari mesin parut yang digunakan sebelumnya dan memiliki suara yang tidak berisik serta dilengkapi pengaman pada mulut mesin. Pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin dilakukan pada karyawan mitra dan kemudian dilakukan pendampingan agar penggunaan dan perawatan mesin dapat dilakukan dengan lancar dan aman. Peningkatan kapasitas pemarutan diimbangi dengan penambahan peralatan proses produksi kerupuk samiler lainnya. Namun keterbatasan ruang produksi hanya memungkinkan peningkatan kapasitas produksi kerupuk samiler dua kali lipat dari sebelumnya.
Pembaruan Mesin Pemarut Singkong untuk Meningkatkan Produktivitas Pemarutan Singkong pada Produksi Kerupuk Singkong di UMKM Rasa Prima Kota Batu Yurida Ekawati; Purnomo Purnomo; Sunday Alexander Theophilus Noya
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26063

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di UMKM Rasa Prima yang berlokasi di Kecamatan Junrejo Kota Batu bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra UMKM tersebut. Permasalahan utama mitra adalah peningkatan jumlah permintaan terhadap hasil produk mitra berupa kerupuk singkong dengan beberapa varian rasa, sedangkan kapasitas produksi mitra telah penuh. Peningkatan kapasitas produksi perlu dilakukan dengan penggantian dan atau penambahan beberapa peralatan produksi. Penggantian peralatan produksi yang mendesak untuk dilakukan adalah pada mesin pemarut singkong yang sudah sangat menurun kinerjanya. Mesin pemarut tersebut mampu memarut singkong dengan produktivitas 1,5 kuintal singkong per jam. Pembaruan mesin pemarut singkong dilakukan dengan merancang dan membuat mesin pemarut dengan memanfaatkan beberapa komponen dari mesin-mesin yang sudah tidak terpakai namun komponennya masih layak digunakan ditambah dengan beberapa komponen baru. Mesin dirancang agar memiliki kapasitas yang lebih besar dengan meningkatkan daya motor, pisau pemotong dan corong masuk (hopper). Pembuatan mesin diserahkan pada pihak ketiga yaitu sebuah workshop di kota Batu. Mesin yang dihasilkan kemudian diuji coba sebelum dioperasikan untuk dilakukan modifikasi karena terdapat ketidaksesuaian. Mesin pemarut yang baru meningkat produktivitas pemarutannya menjadi 2,25 kuintal per jam. Peningkatan tersebut cukup bermakna bagi mitra karena proses pemarutan adalah bagian dari proses awal produksi sehingga membuat proses-proses  selanjutnya dapat dilakukan lebih awal dan produk segera dapat memasuki fase pengeringan. Hal tersebut penting karena proses pengeringan dilakukan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari. Untuk tahap selanjutnya disarankan untuk melanjutkan usaha meningkatkan kapasitas produksi dengan meperbarui atau menambah mesin produksi yang ada.