Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan perempuan di Indonesia. Deteksi dini, terutama melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), merupakan langkah penting dalam mencegah kanker berkembang ke stadium lanjut, tetapi kesadaran dan pengetahuan di kalangan remaja putri tentang pentingnya deteksi dini masih rendah, terutama karena kurangnya pendidikan sejak usia dini. Edukasi pada kelompok posyandu remaja, sebagai forum pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, memiliki potensi besar untuk memberikan pendidikan kesehatan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal tentang permasalahan kanker payudara. Program pemberdayaan Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja melakukan deteksi dini kanker payudara melalui pelatihan dan pendidikan terstruktur di Posyandu Remaja. Metode yang digunakan meliputi pendidikan interaktif, simulasi SADAR, dan penyebaran media informasi visual dan digital.Jumlah peserta kegiatan ini didapatkan 14 remaja putri, instrumen penilaian, keterampilan SADARI menggunakan kuisioner adops yang diisi melalui google form pre dan post tes, metode analisis data secara unuivariat dengan skala %, Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan dalam pemahaman peserta tentang pentingnya deteksi dini dan kemampuan mereka untuk melakukan SADARI secara mandiri. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan melalui Posyandu Remaja efektif dalam membangun kesadaran kesehatan reproduksi dan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai strategi promosi dan pencegahan yang lebih luas di lingkup masyarakat. Kata Kunci : Deteksi Dini,SADARI,Posyandu Remaja.