Minat membaca merupakan fondasi keberhasilan belajar di sekolah dasar, namun pada kelas tinggi minat tersebut sering belum tumbuh sebagaimana diharapkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan minat membaca peserta didik kelas V di SD Negeri 38 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, melalui empat program menurut Farida Rahim, yaitu program membaca tahunan, bulanan, mingguan, dan harian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas V, dan dokumentasi pada 31 Juli–13 Agustus 2025, kemudian dianalisis dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) program harian berjalan cukup baik melalui read aloud yang interaktif, membaca di depan kelas, pojok baca, dan diskusi buku, tetapi sebagian siswa masih pasif dan kurang percaya diri; (2) program tahunan, yakni program literasi sekolah berskala besar dan klub buku, belum terlaksana akibat keterbatasan anggaran, pelatihan guru, dan partisipasi orang tua; (3) program bulanan, yakni kunjungan perpustakaan dan lomba ringkas buku, terhambat kondisi fisik perpustakaan, koleksi buku yang usang, serta minimnya dana dan waktu; dan (4) program mingguan berupa membaca 15 menit terbimbing berjalan konsisten setiap Senin dan Kamis dengan guru sebagai teladan. Keteladanan dan konsistensi guru menjadi kekuatan utama, sedangkan fasilitas, pendanaan, dan administrasi literasi menjadi tantangan utama.